Friday, January 13, 2012

Bahaya Meluruskan Rambut

Udah ga keitung brapa kali aku ngelurusin rambut. yup, buat aku yang berambut ikal ini rasanya cess plongg tiap kali nyisir rambut kalo abis di lurusin.

Rambut yang dilurusin memang harus dirawat. dicreambath sama di masker atw dihair spa. Kadang semangat kadang jenuh aku ngejalaninnya. Udah segitu ajh tetap ajh rontok apalagi tidak sama sekali huuhh..

Rambut adalah mahkota. Betul juga tuh. soalnya rambut yang berada paling atas dari tubuh kita. Kalo kata aku sih Rambut itu lebih penting dari mahkota. coz kalo mahkota cuman di tongkrongin di atas kepala kita tapi kalo rambut, nempel di atas kepala kita dan bagian dari tubuh kita. Stuju ngga guys? (yang stuju angkat jempolnya hahaha).

Rambutku sendiri sekarang masih terlihat sebagian yang dilurusin, separuh bagian atas udah ikal. Nah, aneh khan? Aku berharap ada trend rambut atasan ikal bawah lurus biar ga usah risih dan ribet kalo mau kemana-mana (mimpi kali ya hiks).
Gara-gara rontok yang bikin ngenes sama bentuknya yg jadi aneh kalo mulai panjang maka aku bikin resolusi nih buat tahun 2012 ini: "Say no to bonding, rebonding, smoothing dan sebangsanya" biarin ajh deh rambut kriwil yg penting sehat alami sejahtera dan bahagia (haizz, apa lagi nih).
Buat yang masih doyan lurusin rambut sah-sah ajh tapi tetap mempertimbangkan masa depan rambut yahh.

Kabarnya di Amerika telah diperingatkan bahwa produk pelurus rambut menggunakan formaldehyde yaitu sebuah bahan kimia yang membantu keratin rambut untuk menjadikan rambut kita lurus.
Formaldehyde ini sejak lama diidentifikasi sebagai bahan karsinogenik di banyak negara. Selain dalam produk pelurus rambut, zat kimia ini dalam berbagai level juga ditemukan pada produk smoothing (pelurusan dan pelembutan rambut), meski dalam kemasannya tertulis "bebas Formaldehyde".
Peringatan bahaya produk pelurusan rambut ini dikeluarkan OSHA menyusul laporan dari para pekerja salon yang mengeluhkan berbagai reaksi alergi, seperti iritasi mata dan mimisan. Beberapa konsumen juga melaporkan efek samping rambut rontok, gatal-gatal serta kulit kepala melepuh.

Teknik pelurusan rambut yang disebut dengan Brazilian Blowout menjadi fokus perhatian OSHA karena teknik sekaligus merek produk ini sedang ngetren di Amerika. Produk ini pertama kali muncul di Brazil tahun 2005 dan terus menyebar ke seluruh Amerika Utara dan Eropa. Beberapa selebriti Hollywood juga didapuk menjadi jurubicara produk ini.
Produk tersebut mengklaim hasil rambut lurus dan lembut yang bisa bertahan hingga 3 bulan. Teknik Brazilian Blowout menggabungkan antara panas dari hair-dryer dan catok rambut untuk meluruskan rambut yang sudah diberi produk pelurus rambut. Asap formaldehyde yang terlepas ke udara bisa terhirup oleh orang di ruangan yang sama.
Dalam rekomendasinya OSHA menyarakankan para pemilik salon untuk menggunakan produk yang bebas formaldehyde, methylene glycol, formalin, methylene oxide, paraform, formic aldehyde, metahanl, oxomethane dan oxymethylene. Sayangnya tidak mudah mengenali bahan-bahan kimia tersebut karena seringkali tidak tercantum dalam kemasannya.
Selain di Amerika, pemerintah Kanada juga memperingatkan warganya akan bahaya Brazilian Blowout dan mulai menarik produk ini dari pasaran.

Nah, buat sapa ajah nih, kalo mau ke salon sebaiknya di pilih-pilih salon mana yang mau di tuju. jangan asal murah, asal deket atau asal temen deket sama mbak-mbak salonnya. bayar sih bayar, bagus sih bagus. Tapi kalo kenapa-napa khan kita yang tanggung.

No comments:

Post a Comment