Siapa yang tak mengenal daun kemangi? Tumbuhan dengan daun berukuran mungil ini memang cukup populer khususnya di Indonesia. Jika Anda penikmat kuliner jenis lalapan, pasti mengenali bentuk dan rasa kemangi. Selain itu, tanaman nikmat ini juga memiliki bebauan yang khas. Semua keunggulan tersebut membuat kemangi menjadi tanaman yang cukup populer. Selain kekhasan tadi, ternyata kemangi juga menyimpan banyak manfaat. Hal ini didasarkan pada kandungan daun kemangi yang cukup kompleks.
Unsur-unsur Dalam Kemangi
Membedah kandungan daun kemangi berarti mengurai satu per satu zat yang ada di setiap helai daunnya. Kemangi mengandung berbagai macam unsur yang penting bagi tubuh. Mulai dari provitamin A (atau biasa disebut betakaroten), kolagen, fosfor, Vitamin C, senyawa arginin, minyak atsiri, flavanoid, eugenol, boron dan anetol.
Masing-masing unsur yang terkandung di dalam helai daun kemangi memiliki manfaatnya masing-masing. Sebut saja betakaroten yang memiliki fungsi memelihara penglihatan, merangsang kekebalan tubuh, mendukung daya kembang tubuh serta sebagai zat antiradikal bebas. Sedangkan Vitamin C dalam daun kemangi memiliki fungsi untuk membentuk kolagen yang berperan dalam penyembuhan luka, membantu penyerapan zat besi serta kalsium,mencegah kangker dan juga sebagai antioksidan.
Senyawa lain seperti arginin, eugenol,anetol,dan boron berperan dalam melindungi serta menyehatkan organ reproduksi bagi wanita juga pria. Bagi wanita, kandungan daun kemangi sangat baik sebab bisa membatu memerangi penyebab keputihan yakni serangan jamur. Sedangkan untuk pria, unsur yang ada dalam kemangi mampu memelihara kesehatan sperma serta mengusir penyakit paling mengganggu bagi pria, ejakulasi dini.
Kemangi Untuk Kecantikan
Seperti telah disebutkan sebelumnya bahwa daun kemangi juga mengandung senyawa kolagen. Bagi pengamat indistri kosmetik, senyawa kolagen tentu cukup familiar. Kolagen memang sering disebut terkandung dalam kosmetik. Kolagen sendiri pada hakekatnya merupakan senyawa protein yang memiliki pengaruh terhadap susunan sel pada hampir semua jaringan ikat di tubuh manusia. Dalam hal ini yang dimaksud jaringan ikat seperti tulang rawan, membrane kapiler, kulit, urat otot dan lainnya. Dengan mengkonsumsi kemangi, secara langsung Anda juga sedang mengkonsumsi kolagen alami yang memang baik untuk memelihara elastisitas kulit.
Efek Samping Daun Kemangi
Meskipun terbukti memiliki banyak manfaat, namun para ilmuan tidak menganjurkan konsumsi kemangi dalam jumlah yang berlebihan. Bagaimanapun, daun kemangi yang merupakan kerabat selasih ini, mengandung zat yang tak lain merupakan karsinogen yang berpotensi memicu timbulnya kangker. Kemangi juga bisa menyebabkan zat-zat kimia masuk ke dalam tubuh jika konsumen lalai membersihkan kemangi sebelum dikonsumsi. Sangat dianjurkan mencuci daun kemangi di air yang mengalir agar zat-zat kimia yang melekat pada daun bisa meluruh.
Bagaimanapun, kandungan daun kemangi tetap didominasi unsur-unsur yang ramah bagi tubuh. Di luar konteks efek samping tadi, segala sesuatu yang dikonsumsei berlebihan memang akan menimbulkan reaksi yang kurang baik. Hal ini tak terkecuali pada daun kemangi. Bijak memilih takaran atau jumlah adalah kunci cermat untuk mengoptimalkan manfaat dari si nikmat yang sehat, kemangi!
Sumber: perlutahu.org
Showing posts with label Kesehatan. Show all posts
Showing posts with label Kesehatan. Show all posts
Thursday, May 2, 2013
Manfaat Daun Salam
Syzgium polyanthum dalah istilah ilmiah yang merujuk pada daun salam, salah satu rempah yang dikenal ampun menambah cita rasa masakan. Daun salam di dunia Internasional dikenal dengan istilah yang unik yakni Indonesian bay-leaf dan juga Indonesian laurel. Nama “Indonesia” melekat erat pada daun wangi ini sebab memang kabarnya ia berasal dari Indonesia dan lekat dengan budaya kuliner kita. Sebagai sebuah tanaman, daun salam memiliki pehonan berupa batang sempurna dengan ukuran yang bisa merengkuh ketinggian 30 meter. Warna batangnya coklat dan berisisik.
Di Indonesia, bukan perkara yang sulit untuk menjumpai daun salam. Dengan mudah Anda bisa membelinya di pasar tradisional maupun modern. Daun salam ini sangat akrab dengan mereka yang gemar menyantap masakan Indonesia. Sebab memang dengan daun salam, masakan jauh lebih istimewa. Tapi tak hanya itu sebenarnya keistimewaan si salam, sebab berdasarkan penelitian klinis, khasiat daun salam juga cukup baik bagi kesehatan dan kecantikan. Tak percaya? Simak uraian berikut ini.
Sebagai Bahan Obat Tradisional
Tahukah Anda bahwa selain berperan sebagai rempah untuk kuliner, daun salam juga ternyata mampu membantu menyembuhkan sejumlah penyakit. Salah satu khasiat daun salam ini adalah mengusir perut yang terasa sakit dan juga gejala diare seperti buang air berlebihan. Tak berhenti sampai di situ, daun salam juga diketahui mampu mengatasi sejumlah keluhan lainnya seperti asam urat, kolsterol tinggi, stroke, peradangan pada lambung, gatal-gatal kulit, diabetes dan membantu kelancaran sirkulasi darah di dalam tubuh.
Khasiat daun salam ini ternyata bersumber dari kandungan senyawa penting yang ada di dalamnya. Berdasarkan penelitian, diketahui bahwa daun dengan warna hijau tua ini mengandung minyak esensial sebanyak 0,17 % per gramnya. Jika diurai, di dalam minyak ini tersimpan sejumlah zat antara lain eugenol dan juga metil kavikol. Ekstrak daun salam diketahui bersifat anti bakteri, anti cacing dan juga anti jamur. Selain senyawa tersebut, daun salam juga diketahui banyak mengandung senyawa seperti tannin, minyak atsiri dan juga flavanoida. Minyak atsiri inilah yang menjadi biang aroma pada daun salam.
Daun Salam: Sahabat Diet Anda!
Selain berkhasiat dalam hal pengobatan, ternyata daun salam juga cukup baik dalam menurunkan berat badan secara alamiah. Hal ini telah dirasakan sejumlah orang. Bagaimana caranya? Mudah saja, pertama siapkan bahan-bahan antara lain:
Daun salam besih sebanyak 30 lembar. Gunakan yang sudah dalam keadaan kering ya.
Air bersih sebanyak 2 gelas berukuran sedang.
Selanjutnya, rebuslah air tadi hingga mendidih. Selanjutnya, masukkan daun salam yang telah Anda siapkan. Masak hingga air tadi susut menjadi satu gelas saja. Angkat dan dinginkan. Minum secara teratur di pagi hari. Anda bisa menambahkan madu murni jika rasanya tidak berkenan di lidah. Ingat, khasiat daun salam yang satu ini juga harus dibarengi dengan pola makan sehat serta olahraga teratur ya. Selamat mencoba!
Sumber: perlutahu.org
Sebagai Bahan Obat Tradisional
Tahukah Anda bahwa selain berperan sebagai rempah untuk kuliner, daun salam juga ternyata mampu membantu menyembuhkan sejumlah penyakit. Salah satu khasiat daun salam ini adalah mengusir perut yang terasa sakit dan juga gejala diare seperti buang air berlebihan. Tak berhenti sampai di situ, daun salam juga diketahui mampu mengatasi sejumlah keluhan lainnya seperti asam urat, kolsterol tinggi, stroke, peradangan pada lambung, gatal-gatal kulit, diabetes dan membantu kelancaran sirkulasi darah di dalam tubuh.
Khasiat daun salam ini ternyata bersumber dari kandungan senyawa penting yang ada di dalamnya. Berdasarkan penelitian, diketahui bahwa daun dengan warna hijau tua ini mengandung minyak esensial sebanyak 0,17 % per gramnya. Jika diurai, di dalam minyak ini tersimpan sejumlah zat antara lain eugenol dan juga metil kavikol. Ekstrak daun salam diketahui bersifat anti bakteri, anti cacing dan juga anti jamur. Selain senyawa tersebut, daun salam juga diketahui banyak mengandung senyawa seperti tannin, minyak atsiri dan juga flavanoida. Minyak atsiri inilah yang menjadi biang aroma pada daun salam.
Daun Salam: Sahabat Diet Anda!
Selain berkhasiat dalam hal pengobatan, ternyata daun salam juga cukup baik dalam menurunkan berat badan secara alamiah. Hal ini telah dirasakan sejumlah orang. Bagaimana caranya? Mudah saja, pertama siapkan bahan-bahan antara lain:
Daun salam besih sebanyak 30 lembar. Gunakan yang sudah dalam keadaan kering ya.
Air bersih sebanyak 2 gelas berukuran sedang.
Selanjutnya, rebuslah air tadi hingga mendidih. Selanjutnya, masukkan daun salam yang telah Anda siapkan. Masak hingga air tadi susut menjadi satu gelas saja. Angkat dan dinginkan. Minum secara teratur di pagi hari. Anda bisa menambahkan madu murni jika rasanya tidak berkenan di lidah. Ingat, khasiat daun salam yang satu ini juga harus dibarengi dengan pola makan sehat serta olahraga teratur ya. Selamat mencoba!
Sumber: perlutahu.org
Manfaat Dan Efek Samping Daun Jati Cina (Daun Senna)
Sebelum kita membahas mengenai manfaat daun jati cina, sebaiknya kita simak terlebih dahulu fakta mengenai bentuk tubuh wanita! Banyak wanita di seluruh dunia ini yang mempermasalahkan berat badan dan juga bentuk badan yang mereka miliki. Beberapa di antaranya bahkan sangat rela untuk menukar usia mereka demi bisa memperoleh bentuk tubuh yang ideal dan penuh akan pesona. Sebuah fakta yang sangat mengejutkan muncul melalui sebuah penelitian yang dilakukan oleh University of the West of England. Penelitian ini dilakukan dengan cara survey kepada sebanyak 320 wanita yang memiliki usia rata-rata 25 tahun. Seluruh wanita itu diminta pendapat mereka tentang bentuk tubuh yang ideal dan bagaimana cara mereka untuk mendapatkan tubuh ideal itu.
Dari keseluruhan wanita yang dijadikan sampel tersebut, sebanyak 80 persen dari mereka bahkan rela untuk menukarkan umur yang mereka miliki dengan tubuh yang ideal. Sementara itu 20 persen di antaranya memilih untuk tetap menerima bentuk tubuh mereka apa adanya. Mereka rela untuk menukarkan 1 sampai 5 tahun usia mereka hanya untuk mendapatkan tubuh yang seksi. Berdasarkan hal ini, para peneliti pun memberikan sebuah kesimpulan bahwa apa yang menjadi cara pikir dan sudut pandang mereka ini akan memberikan pengaruh besar kepada cara hidup mereka. Banyak dari mereka yang mengikuti program diet ketat hanya untuk mensukseskan tujuannya.
Manfaat Daun Jati Cina
Penggunaan dari teh daun jati cina pun juga harus kita sesuaikan dengan apa yang sudah disarankan oleh ahlinya. Obat herbal teh daun jati cina tersebut walaupun memang sudah aman untuk dikonsumsi, akan tetapi kita harus menggunakannya sesuai dengan dosis yang dianjurkan seperti halnya mengonsumsi teh biasa. Efek samping yang dapat ditimbulkan oleh teh daun jati cina ini bila ktia menggunakannya dengan berlebihan yaitu bisa mengganggu organ ginjal serta bisa meningkatkan produksi darah alias darah tinggi atau hipertensi. Untuk mereka yang mempunyai berat badan yang berlebih alias obesitas dan mempunyai resiko pada sebuah penyakit khususnya gagal ginjal ataupun darah tinggi, maka disarankan untuk tetap berada dalam alur anjuran penggunaan yang sudah ditetapkan.
Selain itu, efek samping teh daun jati cina yang lainnya yang bisa terjadi yaitu bila kita mengonsumsi obat herbal ini secara terus menerus, maka warna dari dinding usus di dalam perut kita akan mengalami perubahan yaitu menjadi kecokelatan dan pastinya akan sangat mengganggu proses metabolisme serta sistem pencernaan kita. Hal ini dikarenakan teh daun jati cina ini bekerja dengan begitu cepat untuk membersihkan seluruh kandungan zat yang tak diperlukan lagi oleh tubuh serta mengeluarkannya. Seluruh zat yang dikeluarkan tersebut antara lain : lemak, kolesterol, dan kalori yang sudah lama tertimbun di usus besar. Satu lagi efek samping teh daun jati cinayang lebih membahayakan adalah apabila kita mengonsumsinya di luar batas kemampuan kekuatan dan juga kekebalan tubuh kita pastinya bisa memunculkan masalah lain berupa gangguan radang sendi serta kelemahan otot yang disebabkan oleh berbagai zat yang sudah diuraikan serta dikeluarkan dari dalam tubuh kita.
Sumber: perlutahu.org
Dari keseluruhan wanita yang dijadikan sampel tersebut, sebanyak 80 persen dari mereka bahkan rela untuk menukarkan umur yang mereka miliki dengan tubuh yang ideal. Sementara itu 20 persen di antaranya memilih untuk tetap menerima bentuk tubuh mereka apa adanya. Mereka rela untuk menukarkan 1 sampai 5 tahun usia mereka hanya untuk mendapatkan tubuh yang seksi. Berdasarkan hal ini, para peneliti pun memberikan sebuah kesimpulan bahwa apa yang menjadi cara pikir dan sudut pandang mereka ini akan memberikan pengaruh besar kepada cara hidup mereka. Banyak dari mereka yang mengikuti program diet ketat hanya untuk mensukseskan tujuannya.
Manfaat Daun Jati Cina
- Manfaat daun jati cina memang sangat ampuh di dalam melangsingkan tubuh serta bisa menurunkan berat badan. Bahan herbal yang satu ini sudah terbukti manjur dan banyak dikenal hingga saat ini. Hanya dengan mengonsumsi teh daun jati cina ini sebanyak 2 kali dalam satu hari, maka berat tubuh kita dipastikan akan turun sebanyak 2 hingga 3 kg dalam satu minggu. Selain itu, berikut ini adalah beberapa manfaat yang dimiliki oleh daun jati cina ini:
- Membersihkan darah kotor
- Membentuk tubuh menjadi lebih langsing
- Memberantas kolesterol jahat
- Mengeluarkan racun di dalam tubuh yang mengandung antioksidan tinggi
- Menyusutkan perut dan melunturkan lemak untuk mereka yang menderita obesitas alias kegemukan
- Ambillah satu sendok teh daun jati cina lalu masukkan ke gelas
- Tuangkan air panas ke dalamnya
- Biarkanlah larut beberapa lama sampai warnanya berubah kecokelatan
- Saring lalu minum airnya, atau bisa juga kita rebus menggunakan sebanyak 500 ml air sampai mendidih dan menyisakan 250 ml saja
- Konsumsi bahan herbal ini 1 kali sehari dalam satu minggu pertama, lalu setelah melewati masa satu minggu itu kita dapat meningkatkannya menjadi 2 kali sehari.
- Untuk memperoleh hasil yang maksimal dari manfaat daun jati cina ini, hindari mengonsumsi makanan penuh lemak dan rajin berolahraga.
Penggunaan dari teh daun jati cina pun juga harus kita sesuaikan dengan apa yang sudah disarankan oleh ahlinya. Obat herbal teh daun jati cina tersebut walaupun memang sudah aman untuk dikonsumsi, akan tetapi kita harus menggunakannya sesuai dengan dosis yang dianjurkan seperti halnya mengonsumsi teh biasa. Efek samping yang dapat ditimbulkan oleh teh daun jati cina ini bila ktia menggunakannya dengan berlebihan yaitu bisa mengganggu organ ginjal serta bisa meningkatkan produksi darah alias darah tinggi atau hipertensi. Untuk mereka yang mempunyai berat badan yang berlebih alias obesitas dan mempunyai resiko pada sebuah penyakit khususnya gagal ginjal ataupun darah tinggi, maka disarankan untuk tetap berada dalam alur anjuran penggunaan yang sudah ditetapkan.
Selain itu, efek samping teh daun jati cina yang lainnya yang bisa terjadi yaitu bila kita mengonsumsi obat herbal ini secara terus menerus, maka warna dari dinding usus di dalam perut kita akan mengalami perubahan yaitu menjadi kecokelatan dan pastinya akan sangat mengganggu proses metabolisme serta sistem pencernaan kita. Hal ini dikarenakan teh daun jati cina ini bekerja dengan begitu cepat untuk membersihkan seluruh kandungan zat yang tak diperlukan lagi oleh tubuh serta mengeluarkannya. Seluruh zat yang dikeluarkan tersebut antara lain : lemak, kolesterol, dan kalori yang sudah lama tertimbun di usus besar. Satu lagi efek samping teh daun jati cinayang lebih membahayakan adalah apabila kita mengonsumsinya di luar batas kemampuan kekuatan dan juga kekebalan tubuh kita pastinya bisa memunculkan masalah lain berupa gangguan radang sendi serta kelemahan otot yang disebabkan oleh berbagai zat yang sudah diuraikan serta dikeluarkan dari dalam tubuh kita.
Sumber: perlutahu.org
Seribu Satu Manfaat Daun Kelor
Salah satu pohon yang paling ingin saya tanam di pekarangan rumah adalah pohon kelor. mengapa?
Kelor merupakan salah satu tumbuhan yang paling akrab dengan kita. Tanaman bernama latin Moringa Oleifera ini memang mudah tumbuh sehingga tak jarang para ibu menanamnya di halaman rumah. Tumbuhan dengan daun berukuran kecil ini bisa mencapai ketinggian 6 sampai 11 meter. Kabarnya semua bagian kelor ini bisa diolah dan memiliki khasiat bagi kesehatan. Mulai dari batang, biji, daun, bahkan akar. Semuanya memiliki manfaat yang beragam. Tapi tahukah Anda bahwa bagian yang paling banyak memiliki manfaat dari kelor adalah daun?
Kelor merupakan jenis tanaman sayuran yang mudah tumbuh di daerah tropis. Perawatannya pun tidak membutuhkan perhatian khusus layaknya tumbuhan lainnya. Kedua hal ini yang membuat kelor mudah dijumpai di mana-mana terutama di pekarangan rumah penduduk. Daun kelor pada mulanya hanya dikenal sebagai bahan sayuran pelengkap makanan. Namun, penelitian beberapa ahli gizi membuka mata banyak orang. Secara klinis, manfaat daun kelor cukup beragam khususnya bagi kesehatan manusia.
Tanaman Kaya Manfaat
Dahulu, manfaat utama daun kelor tentu sebagai sayuran pendamping makanan utama. Sedangkan dewasa ini, daun kelor tak hanya dimanfaatkan sebagai santapan saja, melainkan juga sebagai bahan obat. Oleh peneliti asing, pohon kelor dijuluki “Miracle tree” oleh karena kandungan gizi di dalam daunnya cukup lengkap dibadingkan jenis tanaman sayuran lainnya.
Secara umum, daun kelor atau Moringa Oleifera mengandung berbagai mineral juga sejumlah vitamin termasuk vitamin A. Takaran nutrisinya sekitar 3390 SI vitamin A per 100 gram daun. Zat lain yang dikandungnya berupa arginin, leusin, metionin, valin, pterigosperm dan masih banyak lagi senyawa lainnya. Kayanya kandungan kelor membuat tumbuhan yang satu ini ampuh mengobati beragam penyakit. Jadi tidak heran jika banyak produsen obat herbal yang mejadikannya bahan baku andalan.
Sayuran yang Nikmar dan Berkhasiat

Tentu semua orang mengetahui bahwa daun kelor bisa diolah menjadi menu sayuran pendamping makanan pokok kita. Bahkan ini merupakan kegunaan utama daun kelor. Di Indonesia khususnya, daun kelor biasanya diolah menjadi sayur bening maupun sayur bobor. Di daerah tertentu seperti Manado dan Palopo Sulawesi Selatan, daun kelor bisa diolah menjadi pelengkap jenis kuliner bubur. Rasanya tak hanya nikmat tapi juga menyehatkan.
Selain berguna sebagai sayur pendamping lauk, daun kelor ternyata memiliki beragam khasiat bagi kesehatan. Kabarnya kandungan gizi yang ada dalam daun kelor tidak main-main. Bahkan beberapa ilmuan menjulukinya “Pohon Ajaib”. Dengan menyantap daun kelor secara teratur, akan membantu memenuhi kebutuhan vitamin serta mineral yang dibutuhkan tubuh. Selain itu, daun kelor juga mengandung asam amino esensial yang cukup lengkap. Tak berhenti sampai di situ, ternyata daun kelor juga mengandung kalsium yang cukup tinggi.
Manfaat Daun Kelor Untuk Kesehatan
Zat semacam Valin, secara empiris berfungsi untuk mengurangi gangguan pada saraf otot, mengobati insomnia, mempengaruhi keadaan emosional serta mental. Sementara itu senyawa metionin pada daun kelor juga ampuh menyerap lemak serta kolesterol jahat dalam darah. Metionin secara tidak langsung juga berfungsi memelihara kesehatan hati. Oleh sebab itu, konsumsi daun kelor bermanfaat menurunkan berat badan sembari memelihara kesehatan hati.
Manfaat daun kelor lainnya adalah mengobati penyakit seperti kurap atau herpes serta luka yang telah bernanah. Caranya cukup sederhana. Tumbuk daun kelor sampai halus kemudian langsung balurkan pada luka/kurap secara merata. Penyakit lainnya yang bisa diatasi dengan daun kelor adalah epilepsi, sariawan, sembelit, lemah letih lesu, sakit kuning, pagal linu bahkan rematik. Untuk sederet penyakit ini, cukup rebus akar daun kira-kira dua ruas ibu jari dalam 2 gelas air. Panaskan hingga air susut menjadi satu takaran gelas. Minumlah ramuan tersebut dua kali sehari. Dosisnya cukup seperdua gelas saja sekali minum.
Daun kelor kini banyak dikembangkan dalam dunia pengobatan khususnya jenis herbal. Jika Anda menghendaki manfaat daun kelor namun tidak ingin dibuat repot, bisa langsung membeli kapsul ekstrak daun kelor. Harganya cukup murah dan tentu khasiatnya sama dengan daun kelor yang biasa Anda petik dari pohonnya. Kapsul daun kelor sendiri bisa didapatkan dengan mudah di toko herbal terdekat dari kota Anda. Selamat mencoba.
Kaya Vitamin A dan C

Jika selama ini Anda beranggapan bahwa vitamin A paling banyak di sayuran wortel dan kandungan Vitamin C paling tinggi ada di buah jeruk, maka siap-siaplah terkejut. Sebab penelitian terbaru mengungkap fakta bahwa justru kelor lah yang juara dalam hal jumlah kandungan vitamin A dan C. Vitamin A bermanfaat bagi kesehatan mata sedangkan vitamin C sangat baik untuk memelihara kondisi tubuh. Dengan mengkonsumsi daun kelor, kebutuhan tubuh akan vitamin A dan C terpenuhi. Poin tambahannya adalah bahwa kelor jauh lebih murah dan mudah didapatkan daripada wortel dan jeruk. Tidak heran jika di Afrika, salah satu kegunaan daun kelor adalah untuk memerangi gizi buruk. Biaya murah dan mudah didapatkan!
Lawan Penyakit Dengan Kelor
Berdasarkan riset ilmiah, daun kelor memiliki kandungan gizi yang lengkap. Mulai dari kalsium, mineral, asam amino dan tentu vitamin. Hal ini menjadikan kelor sangat baik untuk mencegah bahkan melawan penyakit tertentu. Daun kelor bisa berfungsi sebagai anti inflamasi sebab kandungan kalsium serta fosfornya cukup tinggi. Manfaat lain dari kelor adalah mengatasi rasa nyeri serta letih. Kandungan senyawa bernama pterigospermin yang ada dalam daun kelor mampu merangsang kulit dan menghangatkannya. Tidak heran jika leluhur kita dahulu kala mengobati memar atau nyeri dengan cara melumat daun kelor yang kemudian dibalurkan pada titik nyeri. Kelor bisa mengurangi rasa sakit karena ia juga bersifat analgetik.
Kegunaan daun kelor lainnya adalah menurunkan kolesterol yang merupakan biang penyakit. Berdasarkan riset, daun kelor memiliki senyawa tertentu yang dapat mereduksi kandungan lemak dalam darah. Hal ini sama seperti yang kita jumpai dalam obat atenolol.
Teh dan Kapsul Daun Kelor
Beragam kegunaan daun kelor serta informasi nutrisi yang kaya di dalamnya membuat banyak orang mulai melirik daun kelor. Dalam dunia keehatan, kini mulai dikenal adanya teh herbal yang dibuat dari campuran daun kelor dan daun teh. Tak hanya berupa teh, khasiat daun kelor kini bisa didapatkan dengan mengkonsumsi kapsul yang berisi ekstrak daun kelor Produk ini bisa Anda dapati di toko-toko tertentu. Bagi Anda yang menyukai hal praktis, kapsul tersebut tentu menjadi pilihan yang cerdas.
Sumber: perlutahu.org
Kelor merupakan salah satu tumbuhan yang paling akrab dengan kita. Tanaman bernama latin Moringa Oleifera ini memang mudah tumbuh sehingga tak jarang para ibu menanamnya di halaman rumah. Tumbuhan dengan daun berukuran kecil ini bisa mencapai ketinggian 6 sampai 11 meter. Kabarnya semua bagian kelor ini bisa diolah dan memiliki khasiat bagi kesehatan. Mulai dari batang, biji, daun, bahkan akar. Semuanya memiliki manfaat yang beragam. Tapi tahukah Anda bahwa bagian yang paling banyak memiliki manfaat dari kelor adalah daun?
Kelor merupakan jenis tanaman sayuran yang mudah tumbuh di daerah tropis. Perawatannya pun tidak membutuhkan perhatian khusus layaknya tumbuhan lainnya. Kedua hal ini yang membuat kelor mudah dijumpai di mana-mana terutama di pekarangan rumah penduduk. Daun kelor pada mulanya hanya dikenal sebagai bahan sayuran pelengkap makanan. Namun, penelitian beberapa ahli gizi membuka mata banyak orang. Secara klinis, manfaat daun kelor cukup beragam khususnya bagi kesehatan manusia.
Tanaman Kaya Manfaat
Dahulu, manfaat utama daun kelor tentu sebagai sayuran pendamping makanan utama. Sedangkan dewasa ini, daun kelor tak hanya dimanfaatkan sebagai santapan saja, melainkan juga sebagai bahan obat. Oleh peneliti asing, pohon kelor dijuluki “Miracle tree” oleh karena kandungan gizi di dalam daunnya cukup lengkap dibadingkan jenis tanaman sayuran lainnya.
Secara umum, daun kelor atau Moringa Oleifera mengandung berbagai mineral juga sejumlah vitamin termasuk vitamin A. Takaran nutrisinya sekitar 3390 SI vitamin A per 100 gram daun. Zat lain yang dikandungnya berupa arginin, leusin, metionin, valin, pterigosperm dan masih banyak lagi senyawa lainnya. Kayanya kandungan kelor membuat tumbuhan yang satu ini ampuh mengobati beragam penyakit. Jadi tidak heran jika banyak produsen obat herbal yang mejadikannya bahan baku andalan.
Sayuran yang Nikmar dan Berkhasiat

Tentu semua orang mengetahui bahwa daun kelor bisa diolah menjadi menu sayuran pendamping makanan pokok kita. Bahkan ini merupakan kegunaan utama daun kelor. Di Indonesia khususnya, daun kelor biasanya diolah menjadi sayur bening maupun sayur bobor. Di daerah tertentu seperti Manado dan Palopo Sulawesi Selatan, daun kelor bisa diolah menjadi pelengkap jenis kuliner bubur. Rasanya tak hanya nikmat tapi juga menyehatkan.
Selain berguna sebagai sayur pendamping lauk, daun kelor ternyata memiliki beragam khasiat bagi kesehatan. Kabarnya kandungan gizi yang ada dalam daun kelor tidak main-main. Bahkan beberapa ilmuan menjulukinya “Pohon Ajaib”. Dengan menyantap daun kelor secara teratur, akan membantu memenuhi kebutuhan vitamin serta mineral yang dibutuhkan tubuh. Selain itu, daun kelor juga mengandung asam amino esensial yang cukup lengkap. Tak berhenti sampai di situ, ternyata daun kelor juga mengandung kalsium yang cukup tinggi.
Manfaat Daun Kelor Untuk Kesehatan
Zat semacam Valin, secara empiris berfungsi untuk mengurangi gangguan pada saraf otot, mengobati insomnia, mempengaruhi keadaan emosional serta mental. Sementara itu senyawa metionin pada daun kelor juga ampuh menyerap lemak serta kolesterol jahat dalam darah. Metionin secara tidak langsung juga berfungsi memelihara kesehatan hati. Oleh sebab itu, konsumsi daun kelor bermanfaat menurunkan berat badan sembari memelihara kesehatan hati.
Manfaat daun kelor lainnya adalah mengobati penyakit seperti kurap atau herpes serta luka yang telah bernanah. Caranya cukup sederhana. Tumbuk daun kelor sampai halus kemudian langsung balurkan pada luka/kurap secara merata. Penyakit lainnya yang bisa diatasi dengan daun kelor adalah epilepsi, sariawan, sembelit, lemah letih lesu, sakit kuning, pagal linu bahkan rematik. Untuk sederet penyakit ini, cukup rebus akar daun kira-kira dua ruas ibu jari dalam 2 gelas air. Panaskan hingga air susut menjadi satu takaran gelas. Minumlah ramuan tersebut dua kali sehari. Dosisnya cukup seperdua gelas saja sekali minum.
Daun kelor kini banyak dikembangkan dalam dunia pengobatan khususnya jenis herbal. Jika Anda menghendaki manfaat daun kelor namun tidak ingin dibuat repot, bisa langsung membeli kapsul ekstrak daun kelor. Harganya cukup murah dan tentu khasiatnya sama dengan daun kelor yang biasa Anda petik dari pohonnya. Kapsul daun kelor sendiri bisa didapatkan dengan mudah di toko herbal terdekat dari kota Anda. Selamat mencoba.
Kaya Vitamin A dan C
Jika selama ini Anda beranggapan bahwa vitamin A paling banyak di sayuran wortel dan kandungan Vitamin C paling tinggi ada di buah jeruk, maka siap-siaplah terkejut. Sebab penelitian terbaru mengungkap fakta bahwa justru kelor lah yang juara dalam hal jumlah kandungan vitamin A dan C. Vitamin A bermanfaat bagi kesehatan mata sedangkan vitamin C sangat baik untuk memelihara kondisi tubuh. Dengan mengkonsumsi daun kelor, kebutuhan tubuh akan vitamin A dan C terpenuhi. Poin tambahannya adalah bahwa kelor jauh lebih murah dan mudah didapatkan daripada wortel dan jeruk. Tidak heran jika di Afrika, salah satu kegunaan daun kelor adalah untuk memerangi gizi buruk. Biaya murah dan mudah didapatkan!
Lawan Penyakit Dengan Kelor
Berdasarkan riset ilmiah, daun kelor memiliki kandungan gizi yang lengkap. Mulai dari kalsium, mineral, asam amino dan tentu vitamin. Hal ini menjadikan kelor sangat baik untuk mencegah bahkan melawan penyakit tertentu. Daun kelor bisa berfungsi sebagai anti inflamasi sebab kandungan kalsium serta fosfornya cukup tinggi. Manfaat lain dari kelor adalah mengatasi rasa nyeri serta letih. Kandungan senyawa bernama pterigospermin yang ada dalam daun kelor mampu merangsang kulit dan menghangatkannya. Tidak heran jika leluhur kita dahulu kala mengobati memar atau nyeri dengan cara melumat daun kelor yang kemudian dibalurkan pada titik nyeri. Kelor bisa mengurangi rasa sakit karena ia juga bersifat analgetik.
Kegunaan daun kelor lainnya adalah menurunkan kolesterol yang merupakan biang penyakit. Berdasarkan riset, daun kelor memiliki senyawa tertentu yang dapat mereduksi kandungan lemak dalam darah. Hal ini sama seperti yang kita jumpai dalam obat atenolol.
Teh dan Kapsul Daun Kelor
Beragam kegunaan daun kelor serta informasi nutrisi yang kaya di dalamnya membuat banyak orang mulai melirik daun kelor. Dalam dunia keehatan, kini mulai dikenal adanya teh herbal yang dibuat dari campuran daun kelor dan daun teh. Tak hanya berupa teh, khasiat daun kelor kini bisa didapatkan dengan mengkonsumsi kapsul yang berisi ekstrak daun kelor Produk ini bisa Anda dapati di toko-toko tertentu. Bagi Anda yang menyukai hal praktis, kapsul tersebut tentu menjadi pilihan yang cerdas.
Sumber: perlutahu.org
Wednesday, April 17, 2013
Waspadai Obat-obat Tradisional Menyesatkan
Gembar-gembor penggunaan obat herbal di klinik Traditional Chinese Medicine (TCM) rupanya cuma pemanis bibir belaka. Setidaknya itu yang terjadi pada Klinik TCM Harapan Baru. Dalam pemberian obat, klinik yang berlokasi di Jalan KH Wahid Hasyim Nomor 4, Medan, itu sangat tertutup. Belakangan diketahui TCM itu menggunakan obat kimia yang sangat berbahaya.
Majalah Tempo edisi terbaru, 4 Februari 2013, mengangkat laporan investigasi soal janji palsu klinik-klinik TCM.Menjanjikan pengobatan herbal, klinik-klinik TCM justru secara ilegal menginfus pasien dengan obat-obatan kimia, hingga menggunakan zat kemoterapi beracun, bahkan steroid.
Di TCM Harapan Baru, resep yang diberikan pada pasien selalu dalam bahasa Cina. Akibatnya, pasien tak pernah tahu obat apa yang masuk ke tubuh mereka. Saat ditanya melalui penerjemah, sinse hanya mengatakan itu obat kanker dan khasiatnya bagus.
Kalaupun bisa diterjemahkan--seperti yang dicoba dilakukanTempo--hasil akhirnya sama saja: bingung. Soalnya, obat-obatannya ternyata ditulis dalam bentuk kode huruf dan angka: MR1, MR2, C01, C02, dan seterusnya. Penerjemah di Cina yang mengalihbahasakan salah satu catatan status pasien Du Bin ke bahasa Inggris, Januari lalu, berhenti pada bagian resep. “Ini tidak perlu diterjemahkan. Isinya cuma angka-angka dan huruf tak penting,” tulisnya dalam e-mail.
Kesaksian soal pemberian infus dan obat-obatan modern juga diberikan oleh Dela--sebut saja begitu--mantan perawat di TCM Harapan Baru Medan. Dia bercerita, pada hari pertama bekerja, ia langsung diperintahkan menginfus delapan pasien. “Kami hanya menjalankan advice. Misalnya ada obat Hua Chansu dimasukkan ke NaCl 250 cc. Ketika aku bertanya ke Du Bin obat itu fungsinya apa, dia suka nutup-nutupin,” ujarnya.
Setiap pasien diberi sedikitnya empat botol infus. Misalnya satu botol 500 cc berisi vitamin C dan B, dicampur berbagai obat--kadang sampai 12 ampul untuk satu botol infus. Jika obatnya banyak, dipakai cairan infus 250 cc. Sebagian besar ampul, kata Dela, tertulis dalam bahasa Cina dan tidak ada registrasi BPOM. Dia mengaku sering menginfuskan Carboplatin. “Perawat-perawat sebelumnya menyebut itu obat kemo herbal.”
Dan, astaga, apa pun keluhannya--kanker rahim, payudara, usus, dan paru-paru--obatnya itu-itu juga. Diputar-putar. Para perawat juga sering disuruh memotong jaringan mati sel kanker di tubuh pasien dan merawat luka, yang seharusnya pekerjaan dokter.
Dari salah seorang mantan pegawai Harapan Baru, Tempomendapatkan satu paket obat-obatan untuk infus. Isinya 19 jenis dalam bentuk cairan di ampul dan bubuk pada botol kecil. Semuanya tanpa registrasi BPOM, 14 berlabelkan huruf Cina. Ramadhan, dokter spesialis bedah onkologi dari Rumah Sakit Dharmais, Jakarta, mengenali dua di antaranya sebagai obat-obatan terapi kemo, yakni Cisplatin dan Carboplatin.
Lalu ada Cinobufutalin. Ramadhan mula-mula tak mengenali ekstrak kulit katak beracun ini. Setelah melakukan penelusuran di Internet, dia terkejut. Ternyata itu sejenis cardiotonicatau tonik jantung. Berfungsi sebagai steroid, obat ini memiliki efek painkiller 200 kali melebihi morfin.
Barangkali inilah penjelasannya mengapa para pasien yang pertama kali diinfus di Harapan Baru langsung tak merasa sakit dan seolah-olah sembuh. “Memang dalam pengobatan kanker, semisal untuk kemo, disyaratkan pasien sefit mungkin. Tapi bukan dengan cara diberi obat steroid,” ucap Ramadhan sambil menggelengkan kepala.
Sumber: tempo.co
Majalah Tempo edisi terbaru, 4 Februari 2013, mengangkat laporan investigasi soal janji palsu klinik-klinik TCM.Menjanjikan pengobatan herbal, klinik-klinik TCM justru secara ilegal menginfus pasien dengan obat-obatan kimia, hingga menggunakan zat kemoterapi beracun, bahkan steroid.
Di TCM Harapan Baru, resep yang diberikan pada pasien selalu dalam bahasa Cina. Akibatnya, pasien tak pernah tahu obat apa yang masuk ke tubuh mereka. Saat ditanya melalui penerjemah, sinse hanya mengatakan itu obat kanker dan khasiatnya bagus.
Kalaupun bisa diterjemahkan--seperti yang dicoba dilakukanTempo--hasil akhirnya sama saja: bingung. Soalnya, obat-obatannya ternyata ditulis dalam bentuk kode huruf dan angka: MR1, MR2, C01, C02, dan seterusnya. Penerjemah di Cina yang mengalihbahasakan salah satu catatan status pasien Du Bin ke bahasa Inggris, Januari lalu, berhenti pada bagian resep. “Ini tidak perlu diterjemahkan. Isinya cuma angka-angka dan huruf tak penting,” tulisnya dalam e-mail.
Kesaksian soal pemberian infus dan obat-obatan modern juga diberikan oleh Dela--sebut saja begitu--mantan perawat di TCM Harapan Baru Medan. Dia bercerita, pada hari pertama bekerja, ia langsung diperintahkan menginfus delapan pasien. “Kami hanya menjalankan advice. Misalnya ada obat Hua Chansu dimasukkan ke NaCl 250 cc. Ketika aku bertanya ke Du Bin obat itu fungsinya apa, dia suka nutup-nutupin,” ujarnya.
Setiap pasien diberi sedikitnya empat botol infus. Misalnya satu botol 500 cc berisi vitamin C dan B, dicampur berbagai obat--kadang sampai 12 ampul untuk satu botol infus. Jika obatnya banyak, dipakai cairan infus 250 cc. Sebagian besar ampul, kata Dela, tertulis dalam bahasa Cina dan tidak ada registrasi BPOM. Dia mengaku sering menginfuskan Carboplatin. “Perawat-perawat sebelumnya menyebut itu obat kemo herbal.”
Dan, astaga, apa pun keluhannya--kanker rahim, payudara, usus, dan paru-paru--obatnya itu-itu juga. Diputar-putar. Para perawat juga sering disuruh memotong jaringan mati sel kanker di tubuh pasien dan merawat luka, yang seharusnya pekerjaan dokter.
Dari salah seorang mantan pegawai Harapan Baru, Tempomendapatkan satu paket obat-obatan untuk infus. Isinya 19 jenis dalam bentuk cairan di ampul dan bubuk pada botol kecil. Semuanya tanpa registrasi BPOM, 14 berlabelkan huruf Cina. Ramadhan, dokter spesialis bedah onkologi dari Rumah Sakit Dharmais, Jakarta, mengenali dua di antaranya sebagai obat-obatan terapi kemo, yakni Cisplatin dan Carboplatin.
Lalu ada Cinobufutalin. Ramadhan mula-mula tak mengenali ekstrak kulit katak beracun ini. Setelah melakukan penelusuran di Internet, dia terkejut. Ternyata itu sejenis cardiotonicatau tonik jantung. Berfungsi sebagai steroid, obat ini memiliki efek painkiller 200 kali melebihi morfin.
Barangkali inilah penjelasannya mengapa para pasien yang pertama kali diinfus di Harapan Baru langsung tak merasa sakit dan seolah-olah sembuh. “Memang dalam pengobatan kanker, semisal untuk kemo, disyaratkan pasien sefit mungkin. Tapi bukan dengan cara diberi obat steroid,” ucap Ramadhan sambil menggelengkan kepala.
Sumber: tempo.co
Tuesday, January 17, 2012
Kenanga, Mengkudu, Meniran Ampuh Berantas Hepatitis
Kenanga
Kenanga yang merupakan tanaman sejawat meniran pengusir hepatitis termasuk tumbuhan berbentuk pohon. Tumbuhnya tidak pernah berkelompok, tetapi sering ditemukan bersama individu-individu lain dalam jumlah agak banyak dalam satu hutan. Bunga merupakan bagian tanaman yang digunakan untuk obat hepatitis.
Menurut Burkill dan Heyne, bunga kenanga dikenal karena minyak atsirinya yang disebut dengan minyak kenanga atau minyak ylang-ylang. Komponen penyusun minyak atsirinya dilaporkan oleh Perry antara lain, p-kresol, l-lina-lool, geraniol, benzyl alcohol, eugenol, iso-eugenol, metil-eugenol. Tumbuhan ini juga mengandung asam organik seperti, format, asetat, valerat, benzoate, salisilat dan seskui-terpenoida serta alkaloida.
Dalam simposium ke-2 mengenai tumbuhan obat Indonesia di Jepang, Ogata melaporkan, bunga kenanga yang mempunyai kandungan alfa-kariofilena memberikan reaksi pengendalian gangguan hati yang kuat. Untuk menjadikannya obat diperlukan 2 – 3 tangkai bunga. Caranya, bunga-bunga itu dihancurkan dan diseduh dengan 1 gelas air panas. Setelah dingin, seduhan ini disaring. Air seduhan inilah yang diminum untuk sekali minum. Dalam sehari, boleh meminum ramuan ini hingga 3 kali. Obat dari bunga kenanga ini tidak mempunyai dampak sampingan dan relative aman.
Mengkudu
Tanaman obat hepatitis lainnya adalah mengkudu. Tumbuhan ini berupa pohon kecil, berdaun lonjong mengkilat, dan berdaging. Buahnya berkutil-kutil, berbiji banyak, dan berwarna hijau kekuningan dengan bau tidak sedap. Pohon mengkudu tumbuh di daerah sampai ketinggian 1000 m dpl. Tumbuhan ini tumbuh liar di hutan-hutan dan di halaman.
Kandungan kimia pada tumbuhan ini antara lain, metilasetil ester, asam kapril, morinda diol, soranyidiol, morindin, dan morindon. Beberapa kepustakaan menyatakan adanya morindin dalam kulit akar dan kulit batang. Para pakar juga menyatakan, morindin merupakan suatu glikosida turunan antrakinon dengan struktur formula C26H28O14, senyawa yang mengalami hidrolisi menjadi morindon dan gugus gula. Namun, belum ada kesamaan pendapat antara peneliti satu dan lainnya mengenai morindin.
Bagian yang bisa digunakan untuk obat hepatitis adalah kulit batang dan buahnya. Bila dipilih kulit batang, diperlukan kulit batang kering seberat 1 gr untuk resep sekali minum. Bahan direbus dalam 1 gelas air sampai tinggal separuhnya. Begitu dingin air rebusan disaring dan diminum. Frekuensinya, 3 kali sehari. Sedangkan bila menggunakan buahnya, diperlukan 1 gr buah basah untuk membuat obat sekali minum. Buah tersebut dibuat bubur lalu diseduh dengan 1 gelas air panas. Hasilnya disaring untuk diminum. Dalam sehari bisa meminumnya 3 kali.
Pengobatan dengan kulit batang atau buah mengkudu dilarang bagi orang yang mempunyai kelainan fungsi jantung dan tekanan darah rendah. Dampak sampingan yang bisa ditimbulkan, adalah diare dan denyut jantung meningkat.
Meniran
Hasil penelitian di laboratorium Eisei di Tsukuba, Jepang, terhadap beberapa tumbuhan obat Indonesia (TOI) menunjukkan indikasi reaksi pengendalian gangguan penyakit hati. Empat diantaranya menunjukkan reaksi pengendalian kuat, yakni meniran (Phyllanthus niruri), kenanga (Canangium odoratum), mengkudu (Morinda citrifolia), dan galuaju (Bixa orellana). Hasil penelitian itu juga menunjukkan, jahe (Zingiber officianalis), tembelekan (Lantana camara), kayu putih (Malaleuca leucodendron) dan sindur (Sindora glabra), yang mengandung minyak atsiri dengan komponen alfa-kariofilena, memperlihatkan aktivitas pengendalian terhadap gangguan hati yang diberikan karbontetraklorida (CCl4).
Menurut Quisumbing dan Ogata, meniran telah lama digunakan dalam pengobatan penyakit kuning. Tanaman ini merupakan terna semusim, yang tumbuh liar. Biasanya tumbuh di hutan, ladang, semak-semak, sepanjang jalan dan tanah berrumput, tanah lembab, serta bebatuan, pada ketinggian kira-kira 1 – 1000 m di atas permukaan laut (dpl). Penyebarannya di daerah tropis, Cina, Pulau Solomon, dan India.
Hasil pemeriksaan ekstrak alcohol diketahui, tanaman ini antara lain mengandung sekurinin (filantin). Menurut Mulchandani, zat ini merupakan alkaloid pahit yaitu 4-metoksi-norsekurinin. Sedangkan Gupta melaporkan adanya kandungan senyawa glukosida, senyawa yang terdiri atas gugus gula dan bukan gula dan disebut fisetin-4-O-glukosida. Kandungan lainnya berupa nirtetralin, nirantin, hipofilantin, filtetralin, linteralin, biesterasam ftalat (filester) yang terdapat bersama dengan senyawa steroida. Dari isolasi ekstrak heksana yang dilakukan oleh Satyanarayana ditemukan suatu sekolignan yaitu seko-4-hidroksilinteralin dan dua hidrosilignan (seko-isolarisiresinol-trimetrileter dan hidroksi nirantin). Di samping itu meniran juga mengandung saponin, kalium (yang menyebabkan daya diuretis), damar, dan zat samak.
Untuk menggunakan meniran sebagai obat hepatitis, bisa digunakan keseluruhan bagian tumbuhan ini. Caranya, dengan merebus 1 gr meniran kering dalam 1 gelas air. Perebusan dilakukan hingga airnya tinggal setengahnya. Air rebusan diminum sekali habis. Dalam sehari, obat alami ini Cuma boleh diminum maksimal 3 kali.
Perlu diingat, bagi yang menderita gagal ginjal dianjurkan tidak meminum obat tradisional ini. Pemakaian dalam jangka lama akan menyebabkan kerusakan ginjal.
Sumber : Intisari edisi Juli 1997
Kenanga yang merupakan tanaman sejawat meniran pengusir hepatitis termasuk tumbuhan berbentuk pohon. Tumbuhnya tidak pernah berkelompok, tetapi sering ditemukan bersama individu-individu lain dalam jumlah agak banyak dalam satu hutan. Bunga merupakan bagian tanaman yang digunakan untuk obat hepatitis.
Menurut Burkill dan Heyne, bunga kenanga dikenal karena minyak atsirinya yang disebut dengan minyak kenanga atau minyak ylang-ylang. Komponen penyusun minyak atsirinya dilaporkan oleh Perry antara lain, p-kresol, l-lina-lool, geraniol, benzyl alcohol, eugenol, iso-eugenol, metil-eugenol. Tumbuhan ini juga mengandung asam organik seperti, format, asetat, valerat, benzoate, salisilat dan seskui-terpenoida serta alkaloida.
Dalam simposium ke-2 mengenai tumbuhan obat Indonesia di Jepang, Ogata melaporkan, bunga kenanga yang mempunyai kandungan alfa-kariofilena memberikan reaksi pengendalian gangguan hati yang kuat. Untuk menjadikannya obat diperlukan 2 – 3 tangkai bunga. Caranya, bunga-bunga itu dihancurkan dan diseduh dengan 1 gelas air panas. Setelah dingin, seduhan ini disaring. Air seduhan inilah yang diminum untuk sekali minum. Dalam sehari, boleh meminum ramuan ini hingga 3 kali. Obat dari bunga kenanga ini tidak mempunyai dampak sampingan dan relative aman.
Mengkudu
Tanaman obat hepatitis lainnya adalah mengkudu. Tumbuhan ini berupa pohon kecil, berdaun lonjong mengkilat, dan berdaging. Buahnya berkutil-kutil, berbiji banyak, dan berwarna hijau kekuningan dengan bau tidak sedap. Pohon mengkudu tumbuh di daerah sampai ketinggian 1000 m dpl. Tumbuhan ini tumbuh liar di hutan-hutan dan di halaman.Kandungan kimia pada tumbuhan ini antara lain, metilasetil ester, asam kapril, morinda diol, soranyidiol, morindin, dan morindon. Beberapa kepustakaan menyatakan adanya morindin dalam kulit akar dan kulit batang. Para pakar juga menyatakan, morindin merupakan suatu glikosida turunan antrakinon dengan struktur formula C26H28O14, senyawa yang mengalami hidrolisi menjadi morindon dan gugus gula. Namun, belum ada kesamaan pendapat antara peneliti satu dan lainnya mengenai morindin.
Bagian yang bisa digunakan untuk obat hepatitis adalah kulit batang dan buahnya. Bila dipilih kulit batang, diperlukan kulit batang kering seberat 1 gr untuk resep sekali minum. Bahan direbus dalam 1 gelas air sampai tinggal separuhnya. Begitu dingin air rebusan disaring dan diminum. Frekuensinya, 3 kali sehari. Sedangkan bila menggunakan buahnya, diperlukan 1 gr buah basah untuk membuat obat sekali minum. Buah tersebut dibuat bubur lalu diseduh dengan 1 gelas air panas. Hasilnya disaring untuk diminum. Dalam sehari bisa meminumnya 3 kali.
Pengobatan dengan kulit batang atau buah mengkudu dilarang bagi orang yang mempunyai kelainan fungsi jantung dan tekanan darah rendah. Dampak sampingan yang bisa ditimbulkan, adalah diare dan denyut jantung meningkat.
Meniran
Hasil penelitian di laboratorium Eisei di Tsukuba, Jepang, terhadap beberapa tumbuhan obat Indonesia (TOI) menunjukkan indikasi reaksi pengendalian gangguan penyakit hati. Empat diantaranya menunjukkan reaksi pengendalian kuat, yakni meniran (Phyllanthus niruri), kenanga (Canangium odoratum), mengkudu (Morinda citrifolia), dan galuaju (Bixa orellana). Hasil penelitian itu juga menunjukkan, jahe (Zingiber officianalis), tembelekan (Lantana camara), kayu putih (Malaleuca leucodendron) dan sindur (Sindora glabra), yang mengandung minyak atsiri dengan komponen alfa-kariofilena, memperlihatkan aktivitas pengendalian terhadap gangguan hati yang diberikan karbontetraklorida (CCl4).Menurut Quisumbing dan Ogata, meniran telah lama digunakan dalam pengobatan penyakit kuning. Tanaman ini merupakan terna semusim, yang tumbuh liar. Biasanya tumbuh di hutan, ladang, semak-semak, sepanjang jalan dan tanah berrumput, tanah lembab, serta bebatuan, pada ketinggian kira-kira 1 – 1000 m di atas permukaan laut (dpl). Penyebarannya di daerah tropis, Cina, Pulau Solomon, dan India.
Hasil pemeriksaan ekstrak alcohol diketahui, tanaman ini antara lain mengandung sekurinin (filantin). Menurut Mulchandani, zat ini merupakan alkaloid pahit yaitu 4-metoksi-norsekurinin. Sedangkan Gupta melaporkan adanya kandungan senyawa glukosida, senyawa yang terdiri atas gugus gula dan bukan gula dan disebut fisetin-4-O-glukosida. Kandungan lainnya berupa nirtetralin, nirantin, hipofilantin, filtetralin, linteralin, biesterasam ftalat (filester) yang terdapat bersama dengan senyawa steroida. Dari isolasi ekstrak heksana yang dilakukan oleh Satyanarayana ditemukan suatu sekolignan yaitu seko-4-hidroksilinteralin dan dua hidrosilignan (seko-isolarisiresinol-trimetrileter dan hidroksi nirantin). Di samping itu meniran juga mengandung saponin, kalium (yang menyebabkan daya diuretis), damar, dan zat samak.
Untuk menggunakan meniran sebagai obat hepatitis, bisa digunakan keseluruhan bagian tumbuhan ini. Caranya, dengan merebus 1 gr meniran kering dalam 1 gelas air. Perebusan dilakukan hingga airnya tinggal setengahnya. Air rebusan diminum sekali habis. Dalam sehari, obat alami ini Cuma boleh diminum maksimal 3 kali.
Perlu diingat, bagi yang menderita gagal ginjal dianjurkan tidak meminum obat tradisional ini. Pemakaian dalam jangka lama akan menyebabkan kerusakan ginjal.
Sumber : Intisari edisi Juli 1997
Tuesday, November 15, 2011
Manfaat Daun Katuk
Tanaman katuk tumbuh subur di Indonesia pada ketinggian 0 - 2.100 m dpl. Tanaman ini berupa perdu, yang tingginya mencapai 2-3 m. Cabang-cabang agak lunak, daun tersusun selang-seling pada satu tangkai, berbentuk lonjong sampai bundar dengan panjang 2,5 cm, dan lebar 1,25-3 cm. Buah berbetuk bulat di cabang-cabang dibawah daun.
Terdapat dua jenis tanaman katuk, yakni katuk merah dan katuk hijau. Katuk merah masih banyak dijumpai di hutan. Sebagian pehobi tanaman hias mencoba menanam karena tertarik pada warna daunnya yang hijau kemerah-merahan. Katuk hijau banyak digunakan untuk keperluan konsumsi, yaitu sebagai sayuran dan obat-obatan.
Di Indonesia daun katuk sudah terkenal dikalangan ibu-ibu terutama untuk melancarkan air susu ibu (ASI), serta sebagai obat borok, bisul, demam, dan darah kotor. Selain memperlancar dan meningkatkan produksi ASI, daun katuk yang populer sebagai sayur ini bisa juga membangkitkan vitalitas seks, mencegah osteoporosis, dan mengobati macam-macam penyakit.
Saat ini, daun katuk sudah diproduksi sebagai sediaan fitofarmaka yang berkhasiat untuk melancarkan ASI. Pada tahun 2000, telah terdapat sepuluh pelancar ASI yang mengandung daun katuk, beredar di Indonesia. Bahkan ekstrak daun katuk telah digunakan sebagai bahan tambahan pada produk makanan yang diperuntukkan bagi ibu menyusui.Pengembangan riset mengenai daun katuk terus dilakukan, terutama untuk menghilangkan efek negatif yang mungkin timbul. Daun katuk disarankan untuk dikonsumsi matang setelah direbus atau ditumis.
Paling tinggi kandungan Vitamin C
Dilihat dari nilai gizinya, daun katuk punya nilai gizi yang cukup baik, seperti protein, lemak, kalsium, fosfor, besi, vitamin A, B, dan C.
Daun katuk juga mengandung efedrin yang sangat baik bagi penderita influenza.
Daun katuk merupakan sumber vitamin C yang sangat baik. Disini dapat dilihat perbandingan kadar vitamin C pada berbagai bahan pangan. Kandungan vitamin C pada daun katuk bahkan jauh lebih tinggi daripada jeruk maupun jambu biji, yang selama ini telah dikenal sebagai sumber vitamin C yang sangat baik.
Vitamin C dikenal sebagai senyawa utama tubuh yang dibutuhkan dalam berbagai proses penting, mulai dari pembuatan kolagen (protein berserat yang membentuk jaringan ikat pada tulang), pengangkut lemak, pengangkut elektron dari berbagai reaksi enzimatik, pemacu gusi yang sehat, pengatur tingkat kolesterol, serta pemacu imunitas. Selain itu, vitamin C sangat diperlukan tubuh untuk penyembuhan luka dan meningkatkan fungsi otak agar dapat bekerja maksimal.
Selain itu daun katuk juga merupakan sumber vitamin A yang cukup baik. Vitamin A sangat diperlukan tubuh untuk mencegah penyakit mata, pertumbuhan sel, sistem kekebalan tubuh, reproduksi, serta menjaga kesehatan kulit.
Selain memperlancar produksi ASI seperti yang dikenal selama ini, daun katuk juga kaya senyawa yang dapat meningkatkan mutu dan jumlah sperma, termasuk membangkitkan vitalitas seksual. Daun katuk dipenuhi senyawa fitokimia berkhasiat obat. Tidak kurang, terdapat tujuh senyawa aktif yang dapat merangsang produski hormon-hormon steroid (seperti progesteron, estradiol, terstosteron, glukokortikoid) dan senyawa eikosanoid (di antaranya prostaglandin, prostasiklin, tromboksan, lipoksin, dan leukotrien).
Berbagai Uji Laboratorium Mengenai Daun Katuk
Menurut Yun (1997), daun katuk mempunyai efek diuretik dengan dosis 72 mg per 100 g berat badan. Menurut Lucia (1997), pemberian infus daun katuk dengan kadar 20 persen, 40 persen, dan 80 persen pada mencit selama periode organogenesis (pembentukan organ) tidak menyebabkan cacat bawaan (teratogenik) dan resorbsi.
- Daun Katuk sangat berkhasiat untuk meningkatkan produksi ASI. Menurut Sa’roni dkk. (1997), daun katuk dapat meningkatkan produksi air susu pada mencit. Infus daun katuk dapat meningkatkan jumlah asini pada setiap lobulus kelenjar susu mencit.
- Penelitian mengenai daun katuk oleh Prof. Sardjono Santoso dari Universitas Indonesiamembuktikan bahwa ekstrak daun katuk sangat efektif untuk meningkatkan produksi ASI. Pada penelitian tersebut, daun katuk yang diberikan pada kambing selama 15 hari dapat meningkatkan produksi air susu kambing hingga 1,5 kali.
- Sebuah riset yang dilakukan oleh DR. Agik Suprayogi dan DR. Tutik Wresdiyati dari IPB membuktikan bahwa ekstrak daun katuk dapat meningkatkan sekresi air susu pada domba. Domba yang diberi eksttak daun katuk 1,89 mg per hari selama 2 minggu mengalami peningkatan laktoferin pada air susunya.
Laktoferin merupakan bahan bioaktif dalam susu yang dapat meningkatkan pertumbuhan sel kekebalan tubuh. Laktoferin sering digunakan dalam panelitian biomedis baik in-vivo maupun in-vitro (kultur jaringan) untuk mencegah maupun mengobati beberapa penyakit tertentu.
Di dalam daun katuk diduga terkandung polifenol dan steroid yang berperan dalam refleks prolaktin atau merangsang alveoli untuk memproduksi ASI, serta merangsang hormon oksitosin untuk memacu pengeluaran dan pengaliran ASI. Daun katuk juga mengandung beberapa senyawa alifatik. Khasiat daun katuk sebagai peningkat produksi ASI, diduga berasal dari efek hormonal senyawa kimia sterol yang bersifat estrogenik. Daun katuk juga mengandung beberapa senyawa alifatik. Khasiat daun katuk sebagai peningkat produksi ASI, diduga berasal dari efek hormonal senyawa kimia sterol yang bersifat estrogenik.
Bersihkan Racun, Bakteri, dan Virus
Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Dr. Leenawaty dari ITB membuktikan bahwa daun katuk yang kaya akan klorofil, yaitu 8 persen dari berat kering, paling banyak diantara jenis tanaman lain.
Klorofil atau zat hijau daun adalah molekul kimia yang terdapat pada tumbuhan yang aktivitas utamanya adalah membantu reaksi fotosintesis. Semua tumbuhan hijau dan tumbuhan yang berwarna selain hijau memiliki klorofil. Klorofil tak hanya terdapat di bagian daun, tetapi juga di batang, biji, umbi, atau buah.
Menurut Dr. Leenawaty, klorofil mempunyai manfaat yang sangat baik bagi tubuh manusia. Klorofil dapat membersihkan jaringan tubuh dan tempat pembuangan sisa limbah metabotisme, sekaligus mengatasi parasit, bakteri, dan virus yang ada dalam tubuh manusia. Bahkan, klorofil dapat menghilangkan senyawa kimia yang bersifat racun dalam tubuh.
Turunan dari klorofil (klorofil yang terdegradasi) ternyata masih memiliki manfaat dan tak beracun bagi tubuh. Turunan klorofil feoditin (klorofil yang lepas pusat magnesiumnya) dapat berfungsi sebagai antioksidan. Turunan lainnya adalah chlorophyllide (yakni klorofil yang ekornya terlepas) dapat menggali ke dalam sel atau jaringan dan mengangkat senyawa hidrokarbon, seperti pestisida, timbunan obat, parasit, bakteri, bahkan virus dari dinding sel serta mengeluarkannya dari dalam tubuh.
Efek Negatif Daun Katuk
Di balik kelebihannya, daun katuk menyimpan sejumlah kekurangan. Selain membantu proses metabolisme di dalam tubuh, glukokortikoid hasil metabolisme senyawa aktif daun katuk dapat mengganggu penyerapan kalsium dan fosfor. Baik kalsium dan fosfor yang terdapat dalam daun katuk itu sendiri maupun dalam makanan lain yang disantap bersama masakan daun katuk.
Di Taiwan, pernah dilaporkan bahwa pada orang yang mengonsumsi jus daun katuk mentah (150 g) selama 2 minggu hingga 7 bulan, terjadi efek samping dengan qejala sulit tidur, tidak enak makan, dan sesak napas. Namun, gejala-gejala tersebut menghilang setelah 40-44 hari penghentian konmumsi jus daun katuk.
Menurut Sriana (2006) proses perebusan dapat mengurangi efek negatif dari daun katuk. Dan kita dapat merasakan manfatnya secara aman.
Sumber : tanpapena.blogspot.com
Terdapat dua jenis tanaman katuk, yakni katuk merah dan katuk hijau. Katuk merah masih banyak dijumpai di hutan. Sebagian pehobi tanaman hias mencoba menanam karena tertarik pada warna daunnya yang hijau kemerah-merahan. Katuk hijau banyak digunakan untuk keperluan konsumsi, yaitu sebagai sayuran dan obat-obatan.
Di Indonesia daun katuk sudah terkenal dikalangan ibu-ibu terutama untuk melancarkan air susu ibu (ASI), serta sebagai obat borok, bisul, demam, dan darah kotor. Selain memperlancar dan meningkatkan produksi ASI, daun katuk yang populer sebagai sayur ini bisa juga membangkitkan vitalitas seks, mencegah osteoporosis, dan mengobati macam-macam penyakit.
Saat ini, daun katuk sudah diproduksi sebagai sediaan fitofarmaka yang berkhasiat untuk melancarkan ASI. Pada tahun 2000, telah terdapat sepuluh pelancar ASI yang mengandung daun katuk, beredar di Indonesia. Bahkan ekstrak daun katuk telah digunakan sebagai bahan tambahan pada produk makanan yang diperuntukkan bagi ibu menyusui.Pengembangan riset mengenai daun katuk terus dilakukan, terutama untuk menghilangkan efek negatif yang mungkin timbul. Daun katuk disarankan untuk dikonsumsi matang setelah direbus atau ditumis.
Paling tinggi kandungan Vitamin C
Dilihat dari nilai gizinya, daun katuk punya nilai gizi yang cukup baik, seperti protein, lemak, kalsium, fosfor, besi, vitamin A, B, dan C.
Daun katuk juga mengandung efedrin yang sangat baik bagi penderita influenza.
Daun katuk merupakan sumber vitamin C yang sangat baik. Disini dapat dilihat perbandingan kadar vitamin C pada berbagai bahan pangan. Kandungan vitamin C pada daun katuk bahkan jauh lebih tinggi daripada jeruk maupun jambu biji, yang selama ini telah dikenal sebagai sumber vitamin C yang sangat baik.
Vitamin C dikenal sebagai senyawa utama tubuh yang dibutuhkan dalam berbagai proses penting, mulai dari pembuatan kolagen (protein berserat yang membentuk jaringan ikat pada tulang), pengangkut lemak, pengangkut elektron dari berbagai reaksi enzimatik, pemacu gusi yang sehat, pengatur tingkat kolesterol, serta pemacu imunitas. Selain itu, vitamin C sangat diperlukan tubuh untuk penyembuhan luka dan meningkatkan fungsi otak agar dapat bekerja maksimal.
Selain itu daun katuk juga merupakan sumber vitamin A yang cukup baik. Vitamin A sangat diperlukan tubuh untuk mencegah penyakit mata, pertumbuhan sel, sistem kekebalan tubuh, reproduksi, serta menjaga kesehatan kulit.
Daun katuk memiliki kadar kalsium yang tinggi. Kalsium merupakan salah satu mineral terpenting yang dibutuhkan oleh tubuh. Konsumsi kalsium kurang dari kebutuhan dapat menyebabkan rapuhnya integritas tulang dan osteoporosis di usia dini, umumnya terjadi pada wanita. Tekanan darah tinggi juga dapat disebabkan oleh kadar kalsium di dalam darah yang sangat rendah.
Selain memperlancar produksi ASI seperti yang dikenal selama ini, daun katuk juga kaya senyawa yang dapat meningkatkan mutu dan jumlah sperma, termasuk membangkitkan vitalitas seksual. Daun katuk dipenuhi senyawa fitokimia berkhasiat obat. Tidak kurang, terdapat tujuh senyawa aktif yang dapat merangsang produski hormon-hormon steroid (seperti progesteron, estradiol, terstosteron, glukokortikoid) dan senyawa eikosanoid (di antaranya prostaglandin, prostasiklin, tromboksan, lipoksin, dan leukotrien).
Berbagai Uji Laboratorium Mengenai Daun Katuk
Menurut Yun (1997), daun katuk mempunyai efek diuretik dengan dosis 72 mg per 100 g berat badan. Menurut Lucia (1997), pemberian infus daun katuk dengan kadar 20 persen, 40 persen, dan 80 persen pada mencit selama periode organogenesis (pembentukan organ) tidak menyebabkan cacat bawaan (teratogenik) dan resorbsi.
- Daun Katuk sangat berkhasiat untuk meningkatkan produksi ASI. Menurut Sa’roni dkk. (1997), daun katuk dapat meningkatkan produksi air susu pada mencit. Infus daun katuk dapat meningkatkan jumlah asini pada setiap lobulus kelenjar susu mencit.
- Penelitian mengenai daun katuk oleh Prof. Sardjono Santoso dari Universitas Indonesiamembuktikan bahwa ekstrak daun katuk sangat efektif untuk meningkatkan produksi ASI. Pada penelitian tersebut, daun katuk yang diberikan pada kambing selama 15 hari dapat meningkatkan produksi air susu kambing hingga 1,5 kali.
- Sebuah riset yang dilakukan oleh DR. Agik Suprayogi dan DR. Tutik Wresdiyati dari IPB membuktikan bahwa ekstrak daun katuk dapat meningkatkan sekresi air susu pada domba. Domba yang diberi eksttak daun katuk 1,89 mg per hari selama 2 minggu mengalami peningkatan laktoferin pada air susunya.
Laktoferin merupakan bahan bioaktif dalam susu yang dapat meningkatkan pertumbuhan sel kekebalan tubuh. Laktoferin sering digunakan dalam panelitian biomedis baik in-vivo maupun in-vitro (kultur jaringan) untuk mencegah maupun mengobati beberapa penyakit tertentu.
Di dalam daun katuk diduga terkandung polifenol dan steroid yang berperan dalam refleks prolaktin atau merangsang alveoli untuk memproduksi ASI, serta merangsang hormon oksitosin untuk memacu pengeluaran dan pengaliran ASI. Daun katuk juga mengandung beberapa senyawa alifatik. Khasiat daun katuk sebagai peningkat produksi ASI, diduga berasal dari efek hormonal senyawa kimia sterol yang bersifat estrogenik. Daun katuk juga mengandung beberapa senyawa alifatik. Khasiat daun katuk sebagai peningkat produksi ASI, diduga berasal dari efek hormonal senyawa kimia sterol yang bersifat estrogenik.
Bersihkan Racun, Bakteri, dan Virus
Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Dr. Leenawaty dari ITB membuktikan bahwa daun katuk yang kaya akan klorofil, yaitu 8 persen dari berat kering, paling banyak diantara jenis tanaman lain.
Klorofil atau zat hijau daun adalah molekul kimia yang terdapat pada tumbuhan yang aktivitas utamanya adalah membantu reaksi fotosintesis. Semua tumbuhan hijau dan tumbuhan yang berwarna selain hijau memiliki klorofil. Klorofil tak hanya terdapat di bagian daun, tetapi juga di batang, biji, umbi, atau buah.
Menurut Dr. Leenawaty, klorofil mempunyai manfaat yang sangat baik bagi tubuh manusia. Klorofil dapat membersihkan jaringan tubuh dan tempat pembuangan sisa limbah metabotisme, sekaligus mengatasi parasit, bakteri, dan virus yang ada dalam tubuh manusia. Bahkan, klorofil dapat menghilangkan senyawa kimia yang bersifat racun dalam tubuh.
Turunan dari klorofil (klorofil yang terdegradasi) ternyata masih memiliki manfaat dan tak beracun bagi tubuh. Turunan klorofil feoditin (klorofil yang lepas pusat magnesiumnya) dapat berfungsi sebagai antioksidan. Turunan lainnya adalah chlorophyllide (yakni klorofil yang ekornya terlepas) dapat menggali ke dalam sel atau jaringan dan mengangkat senyawa hidrokarbon, seperti pestisida, timbunan obat, parasit, bakteri, bahkan virus dari dinding sel serta mengeluarkannya dari dalam tubuh.
Efek Negatif Daun Katuk
Di balik kelebihannya, daun katuk menyimpan sejumlah kekurangan. Selain membantu proses metabolisme di dalam tubuh, glukokortikoid hasil metabolisme senyawa aktif daun katuk dapat mengganggu penyerapan kalsium dan fosfor. Baik kalsium dan fosfor yang terdapat dalam daun katuk itu sendiri maupun dalam makanan lain yang disantap bersama masakan daun katuk.
Di Taiwan, pernah dilaporkan bahwa pada orang yang mengonsumsi jus daun katuk mentah (150 g) selama 2 minggu hingga 7 bulan, terjadi efek samping dengan qejala sulit tidur, tidak enak makan, dan sesak napas. Namun, gejala-gejala tersebut menghilang setelah 40-44 hari penghentian konmumsi jus daun katuk.
Menurut Sriana (2006) proses perebusan dapat mengurangi efek negatif dari daun katuk. Dan kita dapat merasakan manfatnya secara aman.
Monday, November 14, 2011
Manfaat Rumput Teki
Rumput ini sering d jumpai di mana-mana. rumput yang sering di injak-injak orang ternyata kaya manfaat. Hmm... ini termasuk salah satu artikel favorit saya loh hehee..
Manfaat Rumput Teki Untuk Kesehatan sangat banyak. Belum tahu ? Pernah lihat kucing makan rumput teki sebelum kawin ? Kira-kira mengapa ? Kita perlu sedikit menengok Manfaat Rumput Teki Untuk Kesehatan. Kandungan kimia umbi rumput teki yang diduga memberikan efek khasiatnya antara lain adalah senyawa Siperon, Aselinen, Siperen, Siperotundon, Patkhulenon, Sugeonol, Kobuson, dan Isokobuson.
Manfaat Rumput Teki Untuk Kesehatan sangat banyak. Coba kita di dalam konsep pengobatan tradisional China, umbi teki mempunyai sifat yang mendinginkan. Secara empiris umbi teki telah digunakan masyarakat China dan India sebagai peluruh haid.
Sebuah studi di China menunjukkan bahwa pemakaian umbi teki sebanyak 6-9 gram, baik secara tunggal maupun dalam kombinasi dengan tanaman lain dapat mengatasi ketidakteraturan haid dan meringankan gejala yang timbul karena sindroma masa haid, seperti rasa nyeri, pusing dan mual. Hal ini menunjukkan bahwa Manfaat Rumput Teki Untuk Kesehatan sangatlah penting. coba kita lihat lagi berikut ini :
Dalam pengobatan Ayurveda di India. Selain untuk mengatasi Dismenore(haid yang tidak teratur), teki juga banyak dipakai untuk mengatasi demam dan gangguan saluran pencernaan.
Dalam ramuan tradisional Indonesia, teki digunakan dalam bentuk campuran yaitu, dengan rebusan umbi teki bersama dengan rimpang jahe. Air rebusan itu diminum untuk mengatasi nyeri haid. Umbi ini juga digunakan untuk mengatasi kejang perut dan pelancar air seni (Diuretik).
Rebusan umbi teki sangat baik untuk penawar racun/antidotum berbagai bahan beracun. Umbi segar yang dihancurkan sehingga berbentuk pasta kerap digunakan sebagai bobok pada payudara Ibu yang sedang menyusui. Karena secara empiris terbukti efektif memperlancar pengeluaran air susu.
Umbi juga kadang digunakan untuk meningkatkan daya ingat.
Selain untuk mengatasi gejala sindroma pra menstruasi, pemanfaatan umbi teki terutama sekali untuk mengatasi gangguan pencernaan. Mengurangi kembung dan gas di lambung dan usus.
Umbi teki merupakan bahan obat anti muntah karena dapat menekan rasa mual, dan bermanfaat untuk mengurangi gejala morning sickness selama masa kehamilan, walaupun keamanan terhadap janin belum diketahui.
Dalam pengobatan alternatif modern, penggunaan umbi teki ditujukan untuk mengatasi muntah, demam dan radang, mengurangi rasa nyeri dan untuk mengurangi ketegangan otot.
Umbi teki juga mempunyai sifat-sifat sebagai antihelmintik (obat cacing), anti bakteri, astringensia. Efeknya yang menenangkan sangat membantu untuk mengatasi depresi. Teki juga dapat membantu pengobatan berbagai kanker mulut rahim.
Walaupun rasanya pahit, tetapi umbi teki mempunyai kandungan nutrisi yang cukup tinggi, sumber mineral dan traceelement (unsur tambahan) yang penting sehingga masyarakat sering memanfaatkannya sebagai bahan makanan.
Nah kan, tapi kita tidak mengajari untuk meniru kucing atau kambing lho, kita hanya coba menguraikan beberapa manfaat dari rumput teki yang sering kita injak-injak. Ternyata Manfaat Rumput Teki Untuk Kesehatan sangat banyak, dari pada kita mengandalkan suplemen obat-obat kimia yang dalam jangka panjang dapat merusak ginjal kita, mending kita coba beralih ke obat-obat tradisional warisan nenek moyang.
Sumber : mrwindu-back2nature.blogspot.com
Manfaat Rumput Teki Untuk Kesehatan sangat banyak. Belum tahu ? Pernah lihat kucing makan rumput teki sebelum kawin ? Kira-kira mengapa ? Kita perlu sedikit menengok Manfaat Rumput Teki Untuk Kesehatan. Kandungan kimia umbi rumput teki yang diduga memberikan efek khasiatnya antara lain adalah senyawa Siperon, Aselinen, Siperen, Siperotundon, Patkhulenon, Sugeonol, Kobuson, dan Isokobuson.
Manfaat Rumput Teki Untuk Kesehatan sangat banyak. Coba kita di dalam konsep pengobatan tradisional China, umbi teki mempunyai sifat yang mendinginkan. Secara empiris umbi teki telah digunakan masyarakat China dan India sebagai peluruh haid.
Sebuah studi di China menunjukkan bahwa pemakaian umbi teki sebanyak 6-9 gram, baik secara tunggal maupun dalam kombinasi dengan tanaman lain dapat mengatasi ketidakteraturan haid dan meringankan gejala yang timbul karena sindroma masa haid, seperti rasa nyeri, pusing dan mual. Hal ini menunjukkan bahwa Manfaat Rumput Teki Untuk Kesehatan sangatlah penting. coba kita lihat lagi berikut ini :
Dalam pengobatan Ayurveda di India. Selain untuk mengatasi Dismenore(haid yang tidak teratur), teki juga banyak dipakai untuk mengatasi demam dan gangguan saluran pencernaan.
Dalam ramuan tradisional Indonesia, teki digunakan dalam bentuk campuran yaitu, dengan rebusan umbi teki bersama dengan rimpang jahe. Air rebusan itu diminum untuk mengatasi nyeri haid. Umbi ini juga digunakan untuk mengatasi kejang perut dan pelancar air seni (Diuretik).
Rebusan umbi teki sangat baik untuk penawar racun/antidotum berbagai bahan beracun. Umbi segar yang dihancurkan sehingga berbentuk pasta kerap digunakan sebagai bobok pada payudara Ibu yang sedang menyusui. Karena secara empiris terbukti efektif memperlancar pengeluaran air susu.
Umbi juga kadang digunakan untuk meningkatkan daya ingat.
Selain untuk mengatasi gejala sindroma pra menstruasi, pemanfaatan umbi teki terutama sekali untuk mengatasi gangguan pencernaan. Mengurangi kembung dan gas di lambung dan usus.
Umbi teki merupakan bahan obat anti muntah karena dapat menekan rasa mual, dan bermanfaat untuk mengurangi gejala morning sickness selama masa kehamilan, walaupun keamanan terhadap janin belum diketahui.
Dalam pengobatan alternatif modern, penggunaan umbi teki ditujukan untuk mengatasi muntah, demam dan radang, mengurangi rasa nyeri dan untuk mengurangi ketegangan otot.
Umbi teki juga mempunyai sifat-sifat sebagai antihelmintik (obat cacing), anti bakteri, astringensia. Efeknya yang menenangkan sangat membantu untuk mengatasi depresi. Teki juga dapat membantu pengobatan berbagai kanker mulut rahim.
Walaupun rasanya pahit, tetapi umbi teki mempunyai kandungan nutrisi yang cukup tinggi, sumber mineral dan traceelement (unsur tambahan) yang penting sehingga masyarakat sering memanfaatkannya sebagai bahan makanan.
Nah kan, tapi kita tidak mengajari untuk meniru kucing atau kambing lho, kita hanya coba menguraikan beberapa manfaat dari rumput teki yang sering kita injak-injak. Ternyata Manfaat Rumput Teki Untuk Kesehatan sangat banyak, dari pada kita mengandalkan suplemen obat-obat kimia yang dalam jangka panjang dapat merusak ginjal kita, mending kita coba beralih ke obat-obat tradisional warisan nenek moyang.
Sumber : mrwindu-back2nature.blogspot.com
Manfaat Daun Kemangi
Tanaman kemangi dapat tumbuh di sembarang tempat dan toleran terhadap cuaca panas maupun dingin. Kemangi yang ditanam di daerah dingin daunnya lebih lebar dan lebih hijau, sedangkan kemangi di daerah panas daunnya kecil, tipis, dan berwarna hijau pucat.
Kemangi berkerabat dengan selasih (Ocimun sancium), daun mint (Mentho arvensis), dan daun jinten (Coleus amboinicus). Kerabat terdekatnya adalah basil (Ocimun amboinicus). Aroma daun kemangi sangat khas, kuat namun lembut dengan sentuhan aroma limau.
Teh Pereda Batuk
Di Jawa Barat, daun kemangi (disebut surawung) dimakan sebagai lalapan dan digunakan dalam beragam masakan Sunda yang lezat seperti ulukutek oncom leunca (tumis leunca), pais lauk (pepes ikan), laksa bogor, dan karedok. Di Jawa Timur, daun kemangi biasa disajikan dengan nasi krawu, krawu, botok, trancam (urap), pencek tempe, dan ikan bumbu pesmol.
Di Jakarta, kemangi lazim digunakan dalam sajian laksa dan nasi ulam. Dalam masakan khas Manado, daun kemangi sering ditambahkan pada bubur, agar terasa lebih nikmat.
Kemangi juga ditemukan di Thailand (disebut manglok), Mediterania/Italia (disebut genovese), dan India (disebut holy basil atau tulsi). Di Thailand, kemangi digunakan sebagai bumbu masak. Di India dan sebagian wilayah di Afrika, daun kemangi diseduh menjadi teh. Teh kemangi disajikan pada saat pergantian musim, saat masyarakat setempat mudah terserang batuk, pilek, atau demam.
Di Eropa, daun kemangi disuling dan diambil minyak atsirinya. Minyak atsiri kemangi banyak digunakan sebagai bahan campuran dalam pembuatan obat, sabun mandi, biang parfum, lotion, minyak gosok, permen pelega tenggorokan, dan minyak terapi aroma.
Kandungan Gizi
Daun kemangi mengandung betakaroten (provitamin A) dan vitamin C. Betakaroten berperan mendukung fungsi penglihatan, meningkatkan respon antibodi (memengaruhi fungsi kekebalan tubuh), sintesis protein untuk mendukung proses pertumbuhan, dan sebagai antioksidan.
Vitamin C antara lain berguna untuk (1) pembentukan kolagen untuk penyembuhan luka dan memelihara elastisitas kulit, (2) membantu penyerapan kalsium dan besi, (3) antioksidan, (4) mencegah pembentukan nitrosamin yang bersifat karsinogenik (menyebabkan kanker).
Kolagen merupakan senyawa protein yang memengaruhi integritas struktur sel di semua jaringan ikat, seperti pada tulang rawan, matriks tulang, dentin gigi, membran kapiler, kulit, dan tendon (urat otot). Daun kemangi kaya akan mineral makro, yaitu kalsium, fosfor, dan magnesium. Kalsium penting bagi pembentukan dan pertumbuhan tulang, transmisi impuls saraf, membantu kontraksi otot, dan membantu mengaktifkan reaksi enzim.
Fosfor berperan dalam pertumbuhan tulang, membantu penyerapan dan transportasi zat gizi, mengatur keseimbangan asam dan basa. Magnesium membantu merilekskan jantung dan pembuluh darah, sehingga memperlancar aliran darah.
Komponen Nongizi
Daun kemangi juga mengandung komponen nongizi antara lain senyawa flavonoid dan eugenol, arginin, anetol, boron, dan minyak atsiri. Flavonoid dan eugenol berperan sebagai antioksidan, yang dapat menetralkan radikal bebas, menetralkan kolesterol dan bersifat antikanker.
Senyawa ini juga bersifat antimikroba yang mampu mencegah masuknya bakteri, virus, atau jamur yang membahayakan tubuh. Daun kemangi sangat bagus dikonsumsi wanita karena eugenol-nya dapat membunuh jamur penyebab keputihan.
Kandungan arginin-nya dapat memperkuat daya tahan sperma dan mencegah kemandulan. Senyawa anetol dan boron juga sangat berperan dalam menjaga kesehatan reproduksi pria dan wanita.
Anetol dan boron dapat merangsang kerja hormon estrogen dan androgen, serta mencegah pengeroposan tulang. Hormon estrogen dan androgen berperan dalam sistem reproduksi wanita.
Minyak atsiri mudah menguap dan mempunyai aktivitas biologis sebagai antimikroba. Minyak atsiri dibagi menjadi dua komponen, yaitu komponen hidrokarbon dan komponen hidrokarbon teroksigenasi atau fenol. Fenol memiliki sifat antimikroba sangat kuat.
Minyak atsiri dapat mencegah pertumbuhan mikroba penyebab penyakit, seperti Staphylococcus aureus, Salmonella enteritidis, dan Escherichia coli. Minyak atsiri juga dapat menangkal infeksi akibat virus Basillus subtilis, Salmonella paratyphi, dan Proteus vulgaris.
Eugenol-nya dapat membunuh jamur penyebab keputihan. Dan stigmasterol dapat merangsang ovulasi (pematangan sel telur). Komponen tannin dan seng-nya dapat mengurangi sekresi cairan vagina, sedangkan asam amino triptofan dapat menunda menopause. Komponen flavonoid seperti orientin dan vicenin pada daun kemangi mampu melindungi struktur sel tubuh. Sementara itu, komponen flavonoid seperti cineole, myrcene dan eugenol bermanfaat sebagai antibiotik alami dan antiperadangan.
Berbagai Khasiat
Di dalam buku A Dictionary of Practical Material Medical disebutkan, sari daun kemangi berkhasiat untuk mengatasi diare, nyeri payudara, batu ginjal, gangguan pada vagina, dan albuminaria (terbuangnya albumin melalui urin). Para peneliti dari Center for New Crops and Plant Products, Purdue University, Amerika Serikat, menyatakan bahwa daun kemangi berpotensi membantu meredakan sakit kepala, pilek, diare, sembelit, cacingan, gangguan ginjal, sakit maag, perut kembung, masuk angin, kejang-kejang, dan badan lesu.
Di Indonesia, secara tradisional daun kemangi digunakan untuk mengatasi perut kembung/masuk angin dan deman pada anak balita. Daun kemangi diremas bersama bawang merah dan minyak kelapa, kemudian dioleskan ke perut, dada, dan punggung. Konsumsi lalap daun kemangi juga dipercaya clapat mencegah bau badan dan bau mulut, serta memperlancar ASI.
Daun kemangi mengandung berbagai komponen bioaktif nongizi. Komponen 1-8 sineol-nya diduga dapat membantu mengatasi ejakulasi dini pada pria. Komponen apigenin fenkhona dan eugenol diduga dapat meningkatkan kualitas ereksi penis. Arginin dapat memperkuat daya hidup sperma (membantu mencegah kemandulan) dan menurunkan kadar gula darah.
Komposisi gizi per 10 gram daun kemangi :
Zat Gizi Kadar
- Energi (kkal) 46
- Protein (g) 4,0
- Lemak (g) 0,5
- Karbohidrat (g) 8,9
- Kalsium (mg) 45
- Fosfor (mg) 75
- Besi (mg) 2
- Vitamin A (RE) 750
- Vitamin B (mg) 0.08
- Vitamin C (mg) 50
- Air (g) 85
Friday, November 11, 2011
Bahaya Ponsel Blackberry
Memiliki telepon selular cerdas semacam Blackberry memang menyenangkan bagi sebagian orang. Dengan Blackberry, aktivitas berkirim email, chatting, hingga berselancar di internet bisa dilakukan bersamaan, kapan saja, dan di mana saja.
Tetapi pikirkan baik-baik sebelum menggunakan teknologi ini. Dokter kosmetik menyatakan, pemakai ponsel pintar akan lebih cepat tua yang ditandai dengan keriput dini.
Keriput sebagai tanda ketuaan umum dialami seseorang pada usia pertengahan 30. Namun, wanita yang lebih muda pun kini memiliki keriput lebih cepat akibat terlalu sering menggunakan ponsel pintar.
Dr Jean-Louis Sebagh mengatakan, menatap layar ponsel yang memiliki area sempit membuat wajah mengerut di antara alis. Fenomena ini banyak ditemui pada orang yang sedang menggunakan BlackBerry, iPhone, atau ponsel pintar lainnya.
Untuk mengatasinya, diperlukan suntikan botoks 'BlackBerry'. "Caranya menyuntikkan botoks ringan di daerah antara alis," katanya seperti ditulis Daily Mail. Fenomena 'botoks BlackBerry' juga terlihat dengan antrean panjang di terapis kecantikan Nichola Joss. "Selama 18 bulan, sebagian besar para pasien mengaku mengalami lebih banyak kerutan akibat melihat layar mini."
Untuk mengatasinya, menurut Joss, pijatan pada area wajah akan menghilangkan ketegangan dan mengurangi kerutan di wajah.
Selain wajah, gangguan yang diderita para pengguna ponsel adalah 'thumb BlackBerry'. Ini sebuah bentuk cedera regangan tangan secara berulangkali akibat mengetik menggunakan jari secara berlebihan. Selain itu, adapula 'computer vision syndrome', yaitu, mata kering akibat menatap layar komputer dalam waktu lama.
Sumber : @VIVAnews
Manfaat Kunyit

Kunyit adalah bumbu dapur yang sangat kaya manfaat baik untuk kesehatan maupun kecantikan. ingin tahu? apa saja manfaatnya? ini dia:
Diabetes Melitus
Bahan :
- 3 rimpang kunyit
- 1/2 sendok teh garam
- 1 liter air
Kunyit dicuci bersih dan potong kecil-kecil lalu rebus sampai mendidih. Setelah ingin saring. Minnum 2x seminggu masing-masing 1/2 gelas. Lakukan selama 20 hari berturut-turut.
Keputihan
Bahan :
- 2 rimpang kunyit
- 1 genggam daun beluntas
- 1 buah asam
- 1 potong gula kelapa/aren
- 1 liter air
Cuci bersih semua bahan. Kunyit dipotong kecil-kecil, rebus dan tambahkan gula kelapa/aren dan biarkan sampai mendidih. Setelah dingin saring dan minum 1 gelas sehari, lakukan 10 hari berturut-turut.
Tifus
Bahan :
- 2 rimpang kunyit
- 1 bonggol sere
- 1 lembur daun sambiloto
- 1 gelas air hangat
Setelah dicuci bersih, tumbuk halus semua bahan tersebut. Tambahkan air hangat dan saring. Setelah dingin, minum 1 gelas/hari dan lakukan selama 1 minggu berturut-turut.
Kunyit juga ternyata bermanfaat untuk kecantikan kulit wajah. ingin mencoba? silahkan ikuti tips ini:
Penghilang Flek wajah
Campurkan merata bubuk kunyit dengan sedikit air perasan mentimun atau perasan jeruk lemon. lalu, tempelkan pada area kulit yang terdapat flek. Diamkan selama 15 menit dan bersihkan dengan air dingin. Lakukan hal ini setiap hari untuk melihat perubahan yang signifikan pada warna kulit Anda.
Scrubbing
Campurkan saja bubuk kunyit dengan lima tetes minyak zaitun dan air secukupnya. Lakukan scrubbing kunyit satu kali dalam seminggu untuk hasil maksimal.
Elastisitas kulit
Cukup campurkan susu krim dengan bubuk kunyit dan jadikan masker kulit.
Sumber : internet
Manfaat Bawang Putih

Bawang putih yang kita kenal sebagai bumbu dapur terlanya memiliki khasiat lain yang bermanfaat bagi kesehatan.
Beberapa khasiat bawang putih antara lain:
1. Tekanan darah tinggi
Ambil 2 siung bawang putih, kupas. Giling siung itu sampai halus. Seduh bawang hasil gilingan dengan setengah gelas air panas. Silakan minum dua kali sehari.
2. Sakit kuning
Siapkan 1 umbi bawang putih, sepotong gula batu sebesar telur ayam. Umbi bawang putih ditumbuk halus, lalu tambahkan gula batu. Rebus bersama 3 gelas air sampai mendidih, aduk rata, dan saring. Minum 2 kali (pagi dan sore) sehari sebanyak dua sendok makan.
3. Luka
Umbi bawang putih dibakar, celupkan ke dalam minyak kelapa dan tumbuk halus. Oleskan hasil tumbukan pada bagian anggota tubuh yang luka.
4. Mengurangi berat badan
Kupas bawang putih segar dan konsumsi sebagai lalapan.
SeLamat mencoba yaaa^^
Sumber : internet
Manfaat Kangkung

Siapa yang tidak kenal sayur yang bernama Kangkung ini. kangkung adalah sayuran yang mudah kita dapatkan. karena mudah tumbuh d tempat basah atau rawa dan mudah pula di dapatkan d pasar2 tradisional maupun supermarket.
Selain itu ternyata, Kangkung memiliki kandungan gizi yang cukup tinggi. Selain mengandung vitamin A, B1, dan C, kangkung juga mengandung protein, kalsium, fosfor, besi, karoten, dan sitosterol.
Secara farmakologis, kangkung berperan sebagai antiracun (antitoksik), antiradang, peluruh kencing (diuretik), menghentikan perdarahan (hemostatik), dan sedatif (obat tidur).
Beberapa manfaat lain dari tanaman kangkung, yaitu:
Mengurangi Haid
Daun kangkung (kira-kira setengah kilogram) dicuci dan ditumbuk halus. Lalu tuangkan air setengah gelas. Kemudian saring dan tuangkan 1 sendok makan madu. Minum 1 kali sehari sekaligus.
Mimisan
Seikat daun kangkung yang segar dicuci dan ditumbuk halus. Tambahkan sedikit gula dan seduh dengan segelas air panas. Setelah dingin, saring, minum 2 kali sehari.
Sakit Kepala
Seikat daun kangkung segar direbus dengan 2 gelas air hingga 1 gelas. Kemudian air hasil rebusan tersebut diminum.
Ambeien
Segenggam akar kangkung dicuci dan direbus dengan 3 gelas air hingga tersisa setengahnya. Setelah dingin, minum setengah gelas sebanyak 2 kali sehari.
Insomnia
Daun kangkung sering dikonsumsi dalam bentuk tumis kangkung tanpa batang.
Sakit Gigi
Segenggam akar kangkung ditambahkan setengah sendok teh cuka, kemudian direbus dengan 1 gelas air. Gunakan air rebusannya sekaligus 1 kali sehari.
Melancarkan Air Seni
Segenggam akar kangkung direbus dengan 2 gelas air hingga tersisa 1 gelas. Minum air rebusannya sekaligus 1 kali sehari.
Menghilangkan Ketombe
Seikat daun kangkung direndam semalaman hingga airnya berwarna kebiruan. Lalu, keramas dengan air rendaman. Sebaiknya dilakukan setiap hari.
Sembelit dan Mual Pada Ibu Hamil
Ibu hamil dianjurkan untuk sering mengonsumsi tumisan sayur kangkung.
Gusi Bengkak
200 gr akar kangkung dicuci bersih, lalu direbus dengan 200 cc air dan 200 cc cuka. Setelah hangat, air rebusan itu digunakan untuk kumur-kumur. Lakukan hal tersebut berulang-ulang.
Kapalan
Bagian kulit yang menebal diolesi dengan getah kangkung dan lakukan setiap hari.
Kulit Gatal Karena Eksim
Daun kangkung segar dicuci, lalu direbus dengan air secukupnya sekitar 5 menit. Setelah hangat, pakai untuk mencuci bagian yang sakit. Lakukan setiap hari.
Nah, yang mana nih yang mau d coba? semoga bermaanfaat ya^^
Sumber : internet
Khasiat Kayu Manis Dan Madu
Rahasia khasiat madu hingga kini masih menjadi misteri. Bukan hanya orang Timur, masyarakat Barat pun memanfaatkannya untuk penyembuhan. Mau coba resep mereka?
Campuran madu dan kayu manis dipercaya bisa mengobati berbagai penyakit. Madu memang dihasilkan oleh hampir semua negara di dunia. Ayurverdic (penyembuh dengan metode ayurveda) dan pengobatan Yunani telah menggunakan madu sebagai obat selama berabad-abad.
Para ilmuwan saat ini juga mengakui madu sebagai obat yang sangat efektif untuk semua jenis penyakit, meskipun mereka masih menyimpan tanda tanya tentang apa yang sesungguhnya menjadi kekuatan utama madu.
Yang jelas, madu dapat digunakan sebagai obat tanpa menimbulkan efek samping. Menurut para ilmuwan moderen, meskipun rasanya manis, madu aman untuk penderita diabetes bila diberikan dalam dosis yang tepat.
Berikut ini daftar sejumlah penyakit yang dapat diatasi dengan madu dan kayu manis. Menurut Weekly World News semua itu telah diteliti oleh ilmuwan Barat.
1. Arthritis (radang sendi)
Ambil 1 bagian madu dan 2 bagian air suam-suam kuku. Tambahkan 1 sendok teh kecil bubuk kayu manis. Campur madu, air suam kuku dan bubuk kayu manis. Pijat ke bagian yang sakit secara perlahan. Rasa sakit akan berkurang dalam waktu 1 atau 2 menit. Atau penderita arthritis dapat minum 1 cangkir air panas dengan 2 sendok madu dan 1 sendok teh kecil bubuk kayu manis setiap hari, pagi dan malam. Bila diminum teratur, ramuan ini dapat mengobati penyakit arthritis kronis. Penelitian terakhir Copenhagen University menggunakan campuran 1 sendok makan madu dan _ sendok teh bubuk kayu manis yang diberikan kepada pasien sebelum sarapan. Hasilnya dalam seminggu 73 dari 200 pasien yang diobati sembuh total. Kebanyakan pasien yang tidak dapat berjalan atau bergerak karena arthritis dapat berjalan tanpa rasa sakit.
2. Rambut Rontok
Orang yang mengalami kerontokan rambut atau kebotakan dapat memakai campuran minyak zaitun panas, 1 sendok makan madu dan 1 sendok teh bubuk kayu manis sebelum mandi. Oleskan di kepala dan diamkan selama kira-kira 15 menit setelah itu baru dibasuh. Penelitian juga membuktikan, ramuan yang didiamkan di kepala selama 5 menit pun tetap efektif.
3. Infeksi Kandung Kemih
Campurkan 2 sendok makan bubuk kayu manis dan 1 sendok teh madu ke dalam segelas air suam-suam kuku. Setelah itu diminum. Ramuan ini membunuh kuman-kuman di dalam kandung kemih.
4. Sakit Gigi
Buat campuran 1 sendok teh bubuk kayu manis dan 5 sendok teh madu. Oleskan ramuan tersebut pada gigi yang sakit. Pemakaian ramuan ini dapat dilakukan 3 kali sehari setiap hari sampai gigi berhenti sakit.
5. Kolesterol
Kadar kolesterol darah dapat diturunkan dengan 2 sendok makan madu dan 3 sendok teh bubuk kayu manis yang dicampur dalam 16 ons air teh. Ramuan itu dapat mengurangi kadar kolesterol dalam darah sampai 10% dalam 2 jam. Madu murni yang diminum sehari-hari meringankan gangguan kolesterol.
6. Pilek
Pilek ringan dan berat dapat disembuhkan dengan 1 sendok makan madu suam-suam kuku dan _ sendok teh bubuk kayu manis setiap hari selama 3 hari. Ramuan ini dapat menyembuhkan hampir semua batuk dan pilek kronis serta membersihkan sinus.
7. Mandul
Pengobatan Yunani dan ayurveda telah menggunakan madu selama bertahun-tahun untuk memperkuat semen para pria. Dua sendok makan madu yang diminum secara teratur sebelum tidur, akan berefek menyuburkan. Wanita Jepang, Cina dan Asia Timur yang sulit hamil dan ingin memperkuat rahim, lazim mengkonsumsi bubuk kayu manis sejak berabad-abad lalu. Wanita yang sulit hamil sebaiknya sesering mungkin mengoleskan madu dan sesendok teh bubuk kayu manis pada gusinya. Kayu manis akan bercampur dengan air ludah dan memasuki tubuh. Ada pasangan suami isteri dari Maryland tidak memiliki keturunan selama 14 tahun dan nyaris putus asa. Ketika mengetahui khasiat kayu manis dan madu, mereka mulai mengkonsumsi ramuan tersebut. Sang isteri mulai mengandung dan melahirkan anak kembar.
8. Sakit Perut
Madu yang dicampur bubuk kayu manis dapat mengobati sakit perut. Juga dapat membersihkan perut, serta menyembuhkan bisul sampai akar-akarnya.
9. Kembung
Penelitian yang dilakukan di India dan Jepang menyatakan bahwa madu yang diminum bersama kayu manis dapat mengurangi gas dalam perut.
10. Penyakit Jantung
Oleskan mandu dan bubuk kayu manis pada roti pada waktu sarapan setiap hari. Madu dan kayu manis mengurangi kolesterol dalam pembuluh arteri, dan mengurangi risiko serangan jantung. Orang yang sudah terkena serangan jantung bila mengkonsumsi madu dan kayu manis setiap hari dapat terhindar dari serangan jantung kedua. Konsumsi madu dan kayu manis secara teratus dapat memperlancar pernafasan dan memperkuat detak jantung. Rumah jompo di Amerika dan Kanada, berhasil mengobati penghuninya yang memiliki gangguan pembuluh darah karena tersumbat, dan berkurang fleksibilitasnya karena usia, dengan ramuan tersebut.
Sumber : kompas.com
Campuran madu dan kayu manis dipercaya bisa mengobati berbagai penyakit. Madu memang dihasilkan oleh hampir semua negara di dunia. Ayurverdic (penyembuh dengan metode ayurveda) dan pengobatan Yunani telah menggunakan madu sebagai obat selama berabad-abad.
Para ilmuwan saat ini juga mengakui madu sebagai obat yang sangat efektif untuk semua jenis penyakit, meskipun mereka masih menyimpan tanda tanya tentang apa yang sesungguhnya menjadi kekuatan utama madu.
Yang jelas, madu dapat digunakan sebagai obat tanpa menimbulkan efek samping. Menurut para ilmuwan moderen, meskipun rasanya manis, madu aman untuk penderita diabetes bila diberikan dalam dosis yang tepat.
Berikut ini daftar sejumlah penyakit yang dapat diatasi dengan madu dan kayu manis. Menurut Weekly World News semua itu telah diteliti oleh ilmuwan Barat.
1. Arthritis (radang sendi)
Ambil 1 bagian madu dan 2 bagian air suam-suam kuku. Tambahkan 1 sendok teh kecil bubuk kayu manis. Campur madu, air suam kuku dan bubuk kayu manis. Pijat ke bagian yang sakit secara perlahan. Rasa sakit akan berkurang dalam waktu 1 atau 2 menit. Atau penderita arthritis dapat minum 1 cangkir air panas dengan 2 sendok madu dan 1 sendok teh kecil bubuk kayu manis setiap hari, pagi dan malam. Bila diminum teratur, ramuan ini dapat mengobati penyakit arthritis kronis. Penelitian terakhir Copenhagen University menggunakan campuran 1 sendok makan madu dan _ sendok teh bubuk kayu manis yang diberikan kepada pasien sebelum sarapan. Hasilnya dalam seminggu 73 dari 200 pasien yang diobati sembuh total. Kebanyakan pasien yang tidak dapat berjalan atau bergerak karena arthritis dapat berjalan tanpa rasa sakit.
2. Rambut Rontok
Orang yang mengalami kerontokan rambut atau kebotakan dapat memakai campuran minyak zaitun panas, 1 sendok makan madu dan 1 sendok teh bubuk kayu manis sebelum mandi. Oleskan di kepala dan diamkan selama kira-kira 15 menit setelah itu baru dibasuh. Penelitian juga membuktikan, ramuan yang didiamkan di kepala selama 5 menit pun tetap efektif.
3. Infeksi Kandung Kemih
Campurkan 2 sendok makan bubuk kayu manis dan 1 sendok teh madu ke dalam segelas air suam-suam kuku. Setelah itu diminum. Ramuan ini membunuh kuman-kuman di dalam kandung kemih.
4. Sakit Gigi
Buat campuran 1 sendok teh bubuk kayu manis dan 5 sendok teh madu. Oleskan ramuan tersebut pada gigi yang sakit. Pemakaian ramuan ini dapat dilakukan 3 kali sehari setiap hari sampai gigi berhenti sakit.
5. Kolesterol
Kadar kolesterol darah dapat diturunkan dengan 2 sendok makan madu dan 3 sendok teh bubuk kayu manis yang dicampur dalam 16 ons air teh. Ramuan itu dapat mengurangi kadar kolesterol dalam darah sampai 10% dalam 2 jam. Madu murni yang diminum sehari-hari meringankan gangguan kolesterol.
6. Pilek
Pilek ringan dan berat dapat disembuhkan dengan 1 sendok makan madu suam-suam kuku dan _ sendok teh bubuk kayu manis setiap hari selama 3 hari. Ramuan ini dapat menyembuhkan hampir semua batuk dan pilek kronis serta membersihkan sinus.
7. Mandul
Pengobatan Yunani dan ayurveda telah menggunakan madu selama bertahun-tahun untuk memperkuat semen para pria. Dua sendok makan madu yang diminum secara teratur sebelum tidur, akan berefek menyuburkan. Wanita Jepang, Cina dan Asia Timur yang sulit hamil dan ingin memperkuat rahim, lazim mengkonsumsi bubuk kayu manis sejak berabad-abad lalu. Wanita yang sulit hamil sebaiknya sesering mungkin mengoleskan madu dan sesendok teh bubuk kayu manis pada gusinya. Kayu manis akan bercampur dengan air ludah dan memasuki tubuh. Ada pasangan suami isteri dari Maryland tidak memiliki keturunan selama 14 tahun dan nyaris putus asa. Ketika mengetahui khasiat kayu manis dan madu, mereka mulai mengkonsumsi ramuan tersebut. Sang isteri mulai mengandung dan melahirkan anak kembar.
8. Sakit Perut
Madu yang dicampur bubuk kayu manis dapat mengobati sakit perut. Juga dapat membersihkan perut, serta menyembuhkan bisul sampai akar-akarnya.
9. Kembung
Penelitian yang dilakukan di India dan Jepang menyatakan bahwa madu yang diminum bersama kayu manis dapat mengurangi gas dalam perut.
10. Penyakit Jantung
Oleskan mandu dan bubuk kayu manis pada roti pada waktu sarapan setiap hari. Madu dan kayu manis mengurangi kolesterol dalam pembuluh arteri, dan mengurangi risiko serangan jantung. Orang yang sudah terkena serangan jantung bila mengkonsumsi madu dan kayu manis setiap hari dapat terhindar dari serangan jantung kedua. Konsumsi madu dan kayu manis secara teratus dapat memperlancar pernafasan dan memperkuat detak jantung. Rumah jompo di Amerika dan Kanada, berhasil mengobati penghuninya yang memiliki gangguan pembuluh darah karena tersumbat, dan berkurang fleksibilitasnya karena usia, dengan ramuan tersebut.
Sumber : kompas.com
Subscribe to:
Posts (Atom)
.jpg&container=blogger&gadget=a&rewriteMime=image%2F*)








